4 Alasan Jerman Marah pada Israel
Rabu, 07 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Jerman mengharapkan Israel untuk menyesuaikan strategi militernya guna mencegah penderitaan warga sipil Palestina dengan lebih baik. Demikian disarankan Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock.
“Kami berharap Israel… mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan, terutama di wilayah utara, untuk memastikan tindakan militernya lebih tepat sasaran dan menyebabkan lebih sedikit korban sipil,” kata Baerbock, dilansir Reuters.
Sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza telah diusir dari rumah mereka dan penduduk mengatakan tidak mungkin mendapatkan perlindungan di daerah kantong padat penduduk tersebut, dengan sekitar puluhan ribu orang telah terbunuh dan konflik semakin meningkat.
“Pertanyaan tentang bagaimana Israel melakukan pertempuran ini merupakan inti dari perspektif solusi politik,” tambah Baerbock.
Kanselir Jerman Olaf Scholz menyerukan kepada Israel untuk mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke Gaza dan mengecam kekerasan yang dilakukan pemukim Yahudi di Tepi Barat, termasuk dalam panggilan telepon pada hari Sabtu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Kami berharap Israel… mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan, terutama di wilayah utara, untuk memastikan tindakan militernya lebih tepat sasaran dan menyebabkan lebih sedikit korban sipil,” kata Baerbock, dilansir Reuters.
Sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza telah diusir dari rumah mereka dan penduduk mengatakan tidak mungkin mendapatkan perlindungan di daerah kantong padat penduduk tersebut, dengan sekitar puluhan ribu orang telah terbunuh dan konflik semakin meningkat.
“Pertanyaan tentang bagaimana Israel melakukan pertempuran ini merupakan inti dari perspektif solusi politik,” tambah Baerbock.
Kanselir Jerman Olaf Scholz menyerukan kepada Israel untuk mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke Gaza dan mengecam kekerasan yang dilakukan pemukim Yahudi di Tepi Barat, termasuk dalam panggilan telepon pada hari Sabtu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
(ahm)
Lihat Juga :