China Mulai Cengkeram Maladewa, India dan AS Hanya Jadi Penonton

Senin, 05 Februari 2024 - 18:18 WIB
loading...
A A A
"Seolah-olah kita mempunyai keraguan serius mengenai apa yang terjadi di Sri Lanka, kita juga mempunyai keraguan serius mengenai hal yang mungkin terjadi di Maladewa,” kata Saran.

Namun bukan hanya Delhi yang mengkhawatirkan hubungannya dengan Maladewa.

Partai oposisi Partai Demokrat Maladewa (MDP) dan partai lainnya telah mendesak pemerintahan Muizzu untuk melakukan koreksi, dengan mengatakan bahwa bukanlah kepentingan negara tersebut untuk memusuhi negara tetangga seperti India. Pekan lalu MDP mengatakan pihaknya bahkan mempertimbangkan untuk memindahkan proses pemakzulan terhadap Muizzu.

Sebagai negara kepulauan kecil, Maladewa bergantung pada India untuk sebagian besar pangan, pembangunan infrastruktur, dan kemajuan teknologinya. Banyak warga Maladewa pergi ke India untuk berobat.

“Kebanyakan orang di sini berpikir bahwa pemerintah telah mengambil sikap bermusuhan terhadap India terlalu jauh dan hal itu sama sekali tidak perlu,” kata Aik Ahmed Easa, seorang pengacara di Male yang berafiliasi dengan oposisi MDP, kepada BBC.

“Maladewa adalah negara kecil. Tapi ini sedang memasuki fase berbahaya dimana kita masuk ke tengah persaingan negara adidaya Asia,” ujarnya.

Kantor Kepresidenan Maladewa dan menteri luar negeri tidak menanggapi permintaan komentar.

China memiliki ambisi strategis yang lebih besar dan kemungkinan akan mengirim lebih banyak kapal ke kawasan Samudera Hindia untuk penelitian oseanografi atau untuk melindungi kepentingan komersialnya. Bagi India, tantangannya adalah bagaimana melawan pengaruh agresif Beijing yang semakin besar di wilayah yang dianggap Delhi sebagai halaman belakangnya.

Zhou mengatakan kapal induk China dan kapal pendukungnya pada akhirnya akan mencapai Samudera Hindia. "Jika India mengganggu pengisian kembali pasokan kapal-kapal ini di negara ketiga – seperti Sri Lanka – maka Beijing akan marah”, katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
GIF Nilai AS Makin Agresif,...
GIF Nilai AS Makin Agresif, Teropong Potensi Target Geopolitik Selanjutnya
6 Newsmaker yang Pusaran...
6 Newsmaker yang Pusaran Peristiwa Besar pada 2025
PM Kanada: Dunia Bisa...
PM Kanada: Dunia Bisa Terus Berjalan Tanpa AS
5 Perang yang Diprediksi...
5 Perang yang Diprediksi Akan Pecah dalam 5 Tahun Mendatang
Negara 100% Muslim Ini...
Negara 100% Muslim Ini Berlakukan Larangan Merokok Seumur Hidup untuk Gen Z
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved