6 Newsmaker yang Pusaran Peristiwa Besar pada 2025

Selasa, 09 Desember 2025 - 08:06 WIB
loading...
6 Newsmaker yang Pusaran...
Donald Trump sebagai salah satu newsmaker paing fenomenal sepanjang 2025. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Tahun 2025 telah menjadi pusaran peristiwa besar dan kontroversi, dengan tokoh-tokoh dari berbagai departemen menjadi pusat perhatian. Salah satunya adalah Presiden AS Donald Trump menjabat untuk masa jabatan keduanya dan memberlakukan tarif tinggi pada berbagai negara.

6 Newsmaker yang Pusaran Peristiwa Besar pada 2025

1. Donald Trump

Melansir NDTV, Presiden AS Donald Trump terus menarik perhatian nasional dan global sejak kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari. Pemimpin Republik berusia 78 tahun itu memberlakukan deportasi massal dan mengenakan tarif hukuman pada beberapa negara, termasuk India, atas pembelian minyak Rusia. Ia juga memerintahkan serangan terhadap kapal-kapal narkoba Venezuela dan mengklaim telah menengahi gencatan senjata untuk delapan konflik global, termasuk perang Rusia-Ukraina dan konflik India-Pakistan.

Baca Juga: 8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache yang Teruji di Medan Perang

2. Elon Musk

Miliarder Elon Musk secara konsisten mendominasi berita utama tahun ini, tidak hanya karena bisnisnya tetapi juga karena komentar politiknya, perselisihan hukum, dan pernyataan publiknya yang kontroversial.

Musk menjadi sorotan di awal tahun ketika ia diangkat ke DOGE - sebuah departemen baru dalam pemerintahan Trump. Namun, ia tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatan tersebut pada bulan Mei, dengan mengatakan bahwa peran tersebut "sangat merugikannya" dan bahwa ia perlu kembali fokus pada usaha pribadinya.

3. Maria Corina Machado

Maria Corina Machado, seorang pemimpin oposisi Venezuela, menjadi berita utama tahun ini setelah memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian atas "kerja kerasnya yang tak kenal lelah dalam mempromosikan hak-hak demokrasi bagi rakyat Venezuela dan atas perjuangannya untuk mencapai transisi yang adil dan damai dari kediktatoran menuju demokrasi."

Kemenangannya menyoroti krisis yang sedang berlangsung di negara tersebut dan memperbarui pengawasan internasional terhadap otoritarianisme, pelanggaran hak asasi manusia, dan kemunduran demokrasi.

Kemenangan Machado juga terjadi ketika Presiden AS Donald Trump sedang berusaha memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian karena diduga menjadi penengah perdamaian antarnegara. Ia juga mendedikasikan penghargaannya kepada Trump atas "dukungan tegas"-nya terhadap gerakan pro-demokrasi di negaranya.

4. Sheikh Hasina

Sheikh Hasina, mantan Perdana Menteri Bangladesh, dijatuhi hukuman mati atas 'kejahatan terhadap kemanusiaan' yang dilakukan selama agitasi anti-pemerintah tahun lalu yang menyebabkan jatuhnya pemerintahan Liga Awami.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved