Profil Yitzhar Hofman, Komandan Elite Israel yang Tewas di Jalur Gaza
Senin, 05 Februari 2024 - 18:40 WIB
loading...
Yitzhar Hofman tewas dibantai pejuang Hamas. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Mayor Yitzhar Hofman, yang memerangi pejuang Hamas dan menyelamatkan banyak orang di Be'eri tewas dalam perang di kamp pengungsi Shati.
Dia terluka dalam pertempuran akhir tahun lalu namun kembali ke Gaza untuk melanjutkan perang melawan Hamas. Pada tanggal 7 Oktober, Hoffman melawan Hamas yang menyerbu Kibbutz Be'eri di mana hampir seperempat penduduknya dibunuh atau diculik di Gaza.
Kakak perempuan Hofman mengatakan dia merasa bersalah karena tidak mampu menyelamatkan lebih banyak orang pada hari itu. Mereka bertempur selama tiga hari sebelum semua pejuang dibunuh atau ditangkap.
Ketika warga Kibbutz dan komunitas sekitarnya bertemu dengannya untuk mengucapkan terima kasih atas perbuatannya, Hoffman berdiri dan meminta maaf kepada salah satu anggota. "Kami mencari Anda berjam-jam dan saya minta maaf kami tidak dapat menghubungi Anda lebih cepat. Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa," katanya, dilansir YNetNews.
Seorang teman keluarga mengatakan bahwa ketika dia terluka dua bulan setelah perang, Hofman dan yang lain merasa lega dan berharap dia akan tetap di rumah.
Baca Juga: Siapa Joshua Schulte? Teknisi CIA yang Menciptakan Serangan Pearl Harbor Digital
Dia terluka dalam pertempuran akhir tahun lalu namun kembali ke Gaza untuk melanjutkan perang melawan Hamas. Pada tanggal 7 Oktober, Hoffman melawan Hamas yang menyerbu Kibbutz Be'eri di mana hampir seperempat penduduknya dibunuh atau diculik di Gaza.
Kakak perempuan Hofman mengatakan dia merasa bersalah karena tidak mampu menyelamatkan lebih banyak orang pada hari itu. Mereka bertempur selama tiga hari sebelum semua pejuang dibunuh atau ditangkap.
Ketika warga Kibbutz dan komunitas sekitarnya bertemu dengannya untuk mengucapkan terima kasih atas perbuatannya, Hoffman berdiri dan meminta maaf kepada salah satu anggota. "Kami mencari Anda berjam-jam dan saya minta maaf kami tidak dapat menghubungi Anda lebih cepat. Kami melakukan yang terbaik yang kami bisa," katanya, dilansir YNetNews.
Seorang teman keluarga mengatakan bahwa ketika dia terluka dua bulan setelah perang, Hofman dan yang lain merasa lega dan berharap dia akan tetap di rumah.
Baca Juga: Siapa Joshua Schulte? Teknisi CIA yang Menciptakan Serangan Pearl Harbor Digital
Lihat Juga :