Sniper Israel Eksekusi Pria Palestina saat Mencari Makanan di Kota Gaza

Senin, 05 Februari 2024 - 10:09 WIB
loading...
Sniper Israel Eksekusi...
Sniper tentara Israel mengeksekusi pria Palestina saat mencari makanan di Kota Gaza. Foto/Ilustrasi REUTERS
A A A
GAZA - Sniper tentara Israel telah mengeksekusi seorang pria Palestina yang sedang mencari makanan di Kota Gaza pada akhir pekan lalu.

Korban ditembak dari belakang, kemudian tergeletak di samping sepeda yang diduga dia kendarai saat mecari makanan.

Kelompok hak asasi manusia (HAM) Euro-Med mengatakan eksekusi itu mengerikan, di mana korban sedang mencari makanan untuk bertahan hidup di tengah serangan dan pengepungan militer Israel di Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 27.300 orang.

Baca Juga: Abu Ubaidah: Brigade al-Qassam Habisi 15 Tentara Israel, Hancurkan 43 Kendaraan Militernya

Menurut kelompok HAM tersebut, pembunuhan itu memiliki kemiripan dengan sejumlah eksekusi yang dilakukan oleh sniper tentara Israel dari atap rumah di Gaza, sebagai bagian dari kekejaman Tel Aviv terhadap warga sipil Palestina di Jalur Gaza.

Dalam gambar yang dibagikan secara online, lubang peluru terlihat di punggung pria tersebut. Korban terlihat tergeletak di tanah di samping sepeda yang diduga dia kendarai saat mencari makanan di Kota Gaza.

Gambar yang memilukan itu, yang dilansir New Arab, Senin (5/2/2024), juga menunjukkan kucing-kucing berada di dekat tubuh korban yang terbaring tak bernyawwa, berpotensi mengendus atau menggerogoti jasad tersebut.

Ramy Abdu, ketua Euro-Med, mengatakan: "[Pria itu] menjadi korban sniper Israel. Setiap hari, sniper Israel yang ditempatkan di atap rumah membunuh puluhan warga sipil dan membatasi pergerakan ambulans."

Korban terbaru sniper tentara Israel tersebut belum teridentifikasi.

Pasukan Israel telah membunuh sejumlah besar warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat selama serangan militer sejak 7 Oktober 2023, serta selama beberapa dekade pendudukan dan pengepungan wilayah Palestina.

Dalam insiden lain bulan ini, seorang pria Palestina yang mengibarkan bendera putih ditembak mati oleh sniper tentara Israel di kota selatan Rafah beberapa saat setelah dia diwawancarai oleh lembaga penyiaran Inggris, ITV News.

Pembunuhan terhadap Ramzi Abu Sahloul itu kemudian terekam oleh kamera televisi, dalam dokumentasi lain kejahatan perang Israel di Gaza.

Pada bulan Desember, sniper tentara Israel membunuh Hadiya Nassar, seorang wanita lanjut usia Palestina yang menjadi viral karena mengatakan “saya lebih tua dari Israel”.

Hadiya, yang lahir pada tahun 1944, terbunuh di luar rumahnya di Gaza ketika perang berkecamuk di wilayah tersebut.

Pada bulan November, sniper tentara Israel juga menembak dan membunuh guru musik pertama di Gaza, Elham Farah, yang berasal dari komunitas minoritas Kristen di wilayah tersebut.

Farah, yang berusia 84 tahun, terbunuh saat hendak menuju apartemennya dalam perjalanan pulang dari gereja. Dia tertembak di kakinya, dan siapa pun yang mencoba mendekatinya juga menjadi sasaran sniper Zionis. Ambulans juga dicegah untuk mencapainya.

Tel Aviv telah mengobarkan perang mematikan di daerah kantong tersebut sejak 7 Oktober, menewaskan 27.365 warga Palestina hingga hari Minggu.

Israel dituduh melakukan serangkaian kejahatan perang terhadap warga Palestina selama perang berlangsung, termasuk eksekusi warga sipil Palestina dengan darah dingin.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved