Media Asing Soroti Peran Ganda Prabowo Menhan dan Capres Berisiko Salah Gunakan Wewenang

Sabtu, 03 Februari 2024 - 10:29 WIB
loading...
Media Asing Soroti Peran...
Media asing soroti peran ganda Prabowo Subianto sebagai Menhan dan Capres dalam pemilu Indonesia 2024. Foto/Tim Kampanye Prabowo-Gibran
A A A
JAKARTA - Media Singapura, Channel News Asia (CNA), telah menyoroti peran ganda Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) dan calon presiden (capres) menjelang pemilu Indonesia 2024. Peran ganda itu dinilai berisiko terjadi penyalahgunaan wewenang.

Laporan media asing itu mengutip para pakar dan pengamat Indonesia. Pemilu Indonesia akan digelar pada 14 Februari 2024 atau dalam hitungan hari lagi.

Prabowo merupakan capres nomor urut dua, berpasangan dengan calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka—putra Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rival mereka adalah pasangan capres-cawapres nomor urut satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dan pasangan capres-cawapres nomor urut tiga Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Baca Juga: Mahfud MD Mundur dari Kabinet, JK: Kita Tunggu Lagi Pak Menhan

Mahfud telah mengundurkan diri sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Langkahnya telah dipuji banyak kalangan karena perannya saat ini sebagai cawapres.

Laporan CNA yang menyoroti peran ganda Prabowo dimulai dari rutinitasnya sebagai Menhan pada awal Januari lalu.

Setelah setengah hari bekerja sebagai Menhan Prabowo tiba setelah jam makan siang pada 4 Januari di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta, di mana sekelompok jurnalis senior dan pemimpin redaksi siap mendengar tentang program-programnya sebagai serta komitmen terhadap kebebasan berpendapat dan kebebasan pers di negara ini.

“Saya diundang sebagai calon presiden, bukan?” tanya capres berusia 72 tahun itu kepada Ketua PWI Hendry Bangun.

Untuk menunjukkan bakat dramatisnya, purnawirawan jenderal Angkatan Darat itu kemudian dengan cepat menginstruksikan ajudannya untuk melepas peniti di kemeja putih lengan panjang yang dia kenakan sepanjang hari.

Pin berwarna merah dan putih—yang menampilkan lambang resmi kantor Kementerian Pertahanan—tampaknya menjadi satu-satunya hal yang membedakan Prabowo sebagai pejabat publik senior dan Prabowo sebagai kandidat yang bersaing untuk menduduki jabatan puncak di negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara ini.

Itu bukan satu-satunya saat Prabowo harus bertukar pikiran dalam satu hari.

Pada 27 Desember 2023, Prabowo bertemu dengan para pendukungnya di Kota Bandung, Jawa Barat sebagai capres pada pagi hari, sementara pada malam harinya, dia terbang sejauh 560 km ke Kota Surabaya, Jawa Timur, untuk merayakan Natal bersama Presiden Jokowi dan anggota kabinet lainnya.

Sehari sebelumnya, Prabowo menghadiri peringatan 19 tahun Tsunami Samudra Hindia di Banda Aceh sebagai menteri sebelum bertemu dengan para pendukungnya sebagai capres di kota yang sama di Sumatra pada sore hari.

"Peralihan topi" yang terus-menerus ini mengkhawatirkan para analis dan aktivis, yang mengatakan kepada CNA, bahwa hal ini membawa risiko penyalahgunaan wewenang dan sumber daya negara demi keuntungan politik selama siklus pemilu.

Indonesia, kata mereka, harus kembali ke masa ketika para menteri dan pejabat tinggi negara diberhentikan dari jabatannya masing-masing setiap kali mereka ingin berpartisipasi dalam pemilihan presiden sebagai kandidat.

Kampanye yang Tidak Efektif


Ini adalah pertama kalinya seorang menteri yang masih menjabat diperbolehkan mencalonkan diri sebagai presiden tanpa mengundurkan diri.

Namun "pergantian topi" yang terus-menerus ini memengaruhi kemampuan Prabowo untuk berkampanye secara luas, dan seorang analis mengatakan bahwa capres tersebut tidak dapat memperluas basis pendukungnya karena hal ini.

Rivalnya, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, adalah mantan gubernur yang masa jabatannya masing-masing berakhir pada tahun 2022 dan 2023. Dengan demikian, mereka bisa leluasa berkampanye kapan pun dan di mana pun mereka mau.

Dengan lebih banyak waktu luang, Anies dan Ganjar telah mengunjungi pelosok nusantara, terkadang bertemu dengan pemilih di kota-kota kecil dan desa-desa terpencil. Mereka juga mampu menjejali lebih banyak agenda saat berkunjung ke provinsi tertentu dan lebih banyak berinteraksi dengan pendukungnya masing-masing.

Sebaliknya, Prabowo tidak dapat berkampanye di luar Jakarta atau terlalu sering bepergian ke daerah-daerah yang jaraknya lebih dari beberapa jam perjalanan dari ibu kota karena tugas kementeriannya.

Kapanpun dia punya waktu untuk mengunjungi tempat-tempat yang berjauhan, capres tersebut biasanya mengunjungi dua atau tiga provinsi dalam satu hari, sehingga hanya menyisakan sedikit waktu untuk berinteraksi dengan para pendukungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Negara Asia dan Timur...
Negara Asia dan Timur Tengah yang Pernah Gunakan Sistem Komunis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved