Putin: Pesawat Rusia Pembawa 65 Tawanan Ukraina Ditembak Rudal Patriot AS, Itu Fakta

Kamis, 01 Februari 2024 - 09:50 WIB
loading...
A A A
Namun, sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa analisis kotak hitam pesawat menunjukkan pesawat tersebut sengaja ditembak jatuh.

Kemudian, salah satu sumber juga mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa sangat mungkin sistem rudal permukaan-ke-udara Patriot yang dipasok AS digunakan dalam serangan itu.

Pekan lalu, sumber militer Prancis mengatakan kepada Radio France bahwa pasukan Kyiv menggunakan sistem rudal Patriot untuk menjatuhkan pesawat tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia menuduh militer Ukraina berada di balik serangan, dan menambahkan bahwa Kyiv sangat menyadari fakta bahwa pesawat tersebut membawa tawanan perang asal Ukraina untuk ditukar.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Rabu membantah klaim Moskow dan menyerukan penyelidikan internasional atas insiden tersebut.

Pada hari Rabu, Putin juga mengatakan bahwa Rusia akan mengupayakan penyelidikan internasional atas pesawat yang jatuh itu.

“Saya nyatakan secara resmi: Kami meminta pakar internasional dikerahkan [di sini] untuk melakukan analisis, menilai bukti material yang ada mengenai fakta bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh sistem Patriot,” tegasnya, seperti dikutip dari RT, Kamis (1/2/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved