Polisi Prancis Tangkap 2 Wanita yang Siram Lukisan Mona Lisa dengan Sup Labu
Senin, 29 Januari 2024 - 09:40 WIB
loading...
A
A
A
Lukisan Mona Lisa, yang berusia lebih dari 500 tahun, berada di balik kaca pelindung sejak tahun 1950-an untuk melindunginya dari serangan asam. Itu ditingkatkan menjadi kaca lapis baja pada tahun 2005.
Menteri Kebudayaan Prancis Rachida Dati mengirimkan dukungannya kepada staf di Louvre dan mengatakan: “Tidak ada alasan yang dapat membenarkan sasarannya."
Dalam sebuah posting-an di X, dia berkata: “Mona Lisa seperti warisan kita adalah milik generasi mendatang.”
Pascaserangan tersebut, manajemen Louvre membuka unit krisis, menutup ruangan yang menyimpan lukisan Mona Lisa untuk dibersihkan.
Serangan ini terjadi setelah berhari-hari protes para petani atas kenaikan harga bahan bakar dan perubahan peraturan. Kubis, tomat, dan makanan lainnya terlihat berserakan di jalan raya saat protes mereka memasuki minggu kedua.
Pada tahun 2022, sebuah kue dilemparkan ke lukisan tersebut dalam demonstrasi menentang perubahan iklim. Seorang pria yang menyamar sebagai wanita tua berkursi roda melemparkan kue ke lukisan tersohor itu.
Pelaku, yang mengenakan wig dan lipstik, menyerukan kepada orang-orang untuk “memikirkan Bumi” saat mereka digiring dari tempat kejadian.
Menteri Kebudayaan Prancis Rachida Dati mengirimkan dukungannya kepada staf di Louvre dan mengatakan: “Tidak ada alasan yang dapat membenarkan sasarannya."
Dalam sebuah posting-an di X, dia berkata: “Mona Lisa seperti warisan kita adalah milik generasi mendatang.”
Pascaserangan tersebut, manajemen Louvre membuka unit krisis, menutup ruangan yang menyimpan lukisan Mona Lisa untuk dibersihkan.
Serangan ini terjadi setelah berhari-hari protes para petani atas kenaikan harga bahan bakar dan perubahan peraturan. Kubis, tomat, dan makanan lainnya terlihat berserakan di jalan raya saat protes mereka memasuki minggu kedua.
Pada tahun 2022, sebuah kue dilemparkan ke lukisan tersebut dalam demonstrasi menentang perubahan iklim. Seorang pria yang menyamar sebagai wanita tua berkursi roda melemparkan kue ke lukisan tersohor itu.
Pelaku, yang mengenakan wig dan lipstik, menyerukan kepada orang-orang untuk “memikirkan Bumi” saat mereka digiring dari tempat kejadian.
(mas)
Lihat Juga :