Eks Jenderal AS: Amerika Harus Menjauhi Perang Darat Israel Melawan Hamas

Minggu, 28 Januari 2024 - 07:56 WIB
loading...
A A A
Kekhawatiran lebih lanjut mengenai perang tersebut telah meningkat sejak pengadilan tinggi PBB mengeluarkan serangkaian perintah pada hari Jumat kepada Israel untuk melindungi warga Palestina di Gaza guna mencegah genosida di sana.

Israel membantah tuduhan genosida dan mengeklaim tindakannya untuk membela diri.

Netanyahu juga dilaporkan telah memberi tahu Gedung Putih bahwa dia menentang pembentukan Negara Palestina pascaperang.

Dalam konferensi pers yang disiarkan secara nasional, Netanyahu mengatakan kepada Amerika bahwa dia tidak hanya menolak pendirian Negara Palestina, namun juga berjanji untuk melanjutkan serangan militer sampai Israel “menyadari kemenangan yang menentukan atas Hamas.”

Jon Hoffman, analis kebijakan luar negeri di Cato Institute, sebelumnya mengatakan kepada Newsweek melalui email bahwa pernyataan Netanyahu bermasalah karena berbagai alasan.

Dia mengatakan tujuan PM Israel untuk mencapai “kemenangan yang menentukan atas Hamas” tidak hanya tidak jelas, tetapi juga hampir mustahil.

“Melalui pembunuhan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil dan menghilangkan segala prospek negosiasi politik, Israel lebih cenderung menanam benih perlawanan bersenjata di masa depan daripada menurunkan kemampuan militer atau posisi politik Hamas,” kata Hoffman.

Pada hari Jumat, Biden berbicara dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani menjelang perjalanan Direktur CIA William Burns ke Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved