Eks Jenderal AS: Amerika Harus Menjauhi Perang Darat Israel Melawan Hamas

Minggu, 28 Januari 2024 - 07:56 WIB
loading...
Eks Jenderal AS: Amerika...
Amerika Serikat didesak untuk menjauh dari perang darat Israel melawan Hamas di Gaza. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pensiunan Jenderal Amerika Serikat (AS) Jack Keane mengatakan pemerintahan Amerika di bawah Preisden Joe Biden harus menjauh dari perang darat Israel melawan Hamas yang sedang berlangsung di Gaza.

Keane membahas perang Israel-Hamas di tengah ketegangan hubungan Biden dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Israel tidak ingin mengubah kampanye darat mereka. Saya berharap pemerintah tidak menggunakan taktik bagaimana melakukan operasi ini. Ini adalah tujuan perdana menteri dan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) untuk mencoba menghancurkan Hamas,” kata Keane kepada Neil Cavuto dari Fox News pada hari Sabtu (27/1/2024).

Baca Juga: Pangeran Arab Saudi: Serangan Hamas 7 Oktober Hancurkan Citra Israel sebagai Kekuatan Tak Terkalahkan

Perpecahan dalam pemerintahan Biden dan Netanyahu mengenai cara Israel menangani perangnya dengan Hamas, serta penolakan Netanyahu untuk mempertimbangkan usulan Amerika terkait Gaza pascaperang, semakin jelas sejak kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken ke Israel pekan lalu.

Pada 7 Oktober 2023, Hamas memimpin serangan kelompok perlawanan Palestina paling mematikan terhadap Israel dalam sejarah.

Setidaknya 1.139 orang telah terbunuh di Israel, menurut pemerintah Israel. Ratusan orang lainnya diculik dan dibawa ke Gaza sebagai sandera.

Israel kemudian melancarkan serangan udara terberatnya terhadap Gaza. Lebih dari 26.000 warga Palestina telah terbunuh, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

“Pertama-tama, menurut saya mereka tidak punya pengalaman, dan kedua, menurut saya ini memang tujuan perdana menteri dan IDF untuk mencoba menghancurkan Hamas. Itu tentu saja merupakan aspirasi yang sulit dicapai, tapi mereka tahu betul bahwa Israel menginginkan kemenangan militer sepenuhnya. Apa yang diinginkan Hamas, mereka hanya ingin bertahan,” papar Keane.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Adik Kim Jong Un: Program...
Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!
Rekomendasi
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Berita Terkini
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved