alexametrics

Terkait Foto Masjid Al-Aqsa Diganti Kuil Yahudi, Dubes AS Mengaku Ditipu

loading...
Terkait Foto Masjid Al-Aqsa Diganti Kuil Yahudi, Dubes AS Mengaku Ditipu
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian
A+ A-
YERUSALEM - Kedutaan Amerika Serikat (AS) yang baru dibuka di Yerusalem mengatakan Duta Besar David Friedman telah menjadi korban penipuan. Friedman ditipu agar mau difoto menerima poster Yerusalem Timur dengan masjid al-Aqsa yang dihormati umat Muslim telah dihilangkan.

Dalam gambar yang diterbitkan Selasa malam oleh situs berita Yahudi ultra-Ortodoks Kikar Hashabbat, tempat suci umat Islam di kota suci baik bagi umat Muslim maupun Yahudi telah diganti dengan sebuah kuil Yahudi.

Baca: Dubes AS Berpose dengan Poster Masjid al-Aqsa Diganti Kuil Yahudi

Gambar itu bisa semakin mengobarkan amarah di kalangan warga Palestina, yang sudah marah atas pemindahan kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem setelah Washington mengakui kota yang disengketakan itu sebagai Ibu Kota Israel.

Sebuah pernyataan kedutaan AS mengatakan gambar itu didorong di depan Friedman tanpa persetujuannya selama kunjungan ke lembaga amal di Bnei Brak, dekat Tel Aviv.

"Duta Besar Friedman tidak menyadari gambar yang di dorong di depannya ketika foto itu diambil," kata pernyataan Kedubes AS.

"Dia sangat kecewa bahwa siapa pun yang memanfaatkan kunjungannya ke Bnei Brak untuk menciptakan kontroversi," tambah pernyataan itu seperti dikutip dari AFP, Rabu (23/5/2018).

Dikatakan bahwa pihaknya menuntut permintaan maaf dari badan amal Achiya, seorang pejabat yang telah mempresentasikan gambar itu kepada Friedman.

Kedutaan AS menegaskan bahwa pihaknya tidak mendukung perubahan status tempat suci Yerusalem.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di media Israel, kelompok itu mengatakan seorang anggota stafnya telah mempresentasikan gambar itu atas inisiatifnya sendiri tanpa berkonsultasi dengan yang lain.

"Kami menyesal bahwa gerakan politik kecil merusak acara ini," tambahnya.

Friedman, seorang Yahudi dan pendukung pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel, sangat tidak populer di kalangan warga Palestina.

Presiden Palestina Mahmud Abbas pada Maret mencapnya sebagai "anak anjing".
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak