Media Swedia: Menyerang Rusia Akan Jadi Mimpi Buruk Militer

Minggu, 20 Mei 2018 - 16:06 WIB
Media Swedia: Menyerang...
Media Swedia: Menyerang Rusia Akan Jadi Mimpi Buruk Militer
A A A
STOCKHOLM - Menyerang Rusia akan menjadi mimpi buruk bagi prajurit militer. Hal itu berdasarkan peringkat negara-negara yang paling sulit untuk diserang. Peringkat ini disusun oleh surat kabar Swedia Svenska Dagbladet.

"Kekuatan militer, ukuran wilayah dan kesulitan medan adalah salah satu faktor kunci yang menentukan kemampuan pertahanan negara itu," kutip Russia Today dari surat kabar itu, Minggu (20/5/2018).

Berdasarkan kriteria ini, jurnalis Swedia menunjukkan bahwa siapa pun yang menganggap ide menyerbu Rusia harus siap untuk menangani semua jenis medan.

"Musuh akan menghadapi pegunungan yang sepi, rawa yang tak dapat ditembus, tundra beku, sungai bergolak, dan hutan gelap di Rusia," kata jurnalis Swedia, menambahkan bahwa musim panas yang panas dan musim dingin yang dingin juga akan menjadi tantangan.

"Dan kemudian kita menghadapi orang Rusia sendiri, yang selama ribuan tahun, yang telah berpartisipasi dalam perang berskala besar dan perang gerilya, memperoleh banyak pengalaman," sambung artikel itu.

Kesimpulan yang dibuat oleh Svenska Dagbladet didukung oleh sejarah Rusia itu sendiri, karena negara itu tidak pernah ditaklukkan sejak penciptaan negara terpusat di Rusia pada awal abad ke-15. Rusia telah menggagalkan semua upaya untuk menyerang tanah mereka, mengalahkan antara lain tentara Kaisar Prancis Napoleon pada tahun 1812 dan diktator Nazi Adolf Hitler pada tahun 1941-45 - yang keduanya dianggap tidak dapat dihentikan pada saat itu.

Swiss dan Selandia Baru juga berhasil masuk dalam peringkat tersebut. Meskipun memiliki militer yang agak kecil hanya dengan 150 ribu pasukan, Swiss tetap merupakan sebuah "kacang yang susah retak" karena dikeliling oleh Pegunungan Alpen.

"Swiss juga memiliki banyak fasilitas pertahanan, serta jembatan dan jalan, yang bisa diledakkan untuk menghambat laju agresor," bunyi artikel itu.

Menaklukkan Selandia Baru juga akan bermasalah dari sudut pandang logistik, kata para penulis. Negara pulau itu terletak lebih dari 2.000 km dari daratan besar terdekat, Australia, yang akan membuat pasokan senjata dan logistik untuk pasukan hampir tidak mungkin.
(ian)
Berita Terkait
Militer Rusia Ledek...
Militer Rusia Ledek Kualitas Ranpur Swedia
Ingin Gabung NATO, Swedia...
Ingin Gabung NATO, Swedia Waswas Diserang Rusia
Rusia Ancam Balas Setiap...
Rusia Ancam Balas Setiap Ancaman dari Swedia dan Finlandia
Rusia Siap Merespons...
Rusia Siap Merespons Jika Finlandia dan Swedia Gabung NATO
Jika Swedia dan Finlandia...
Jika Swedia dan Finlandia Gabung NATO, Medvedev: Daftar Musuh Rusia Bertambah
Swedia Tanda Tangani...
Swedia Tanda Tangani Surat Permohonan Resmi Bergabung NATO
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
44 menit yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
4 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
6 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
8 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
8 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved