Gencatan Senjata Satu Bulan Terus Dinegosiasikan, Perang Hamas Vs Israel Akan Berhenti?

Rabu, 24 Januari 2024 - 17:21 WIB
loading...
A A A
Ketika kedua belah pihak memberikan tanggapan awal bulan ini, Hamas mengupayakan gencatan senjata yang akan berlangsung beberapa bulan, sementara Israel ingin semua sandera dibebaskan dalam beberapa minggu, kata pejabat itu.

Selama beberapa minggu terakhir, mediator AS dan Qatar telah mendekatkan kedua belah pihak untuk menyetujui proses 30 hari tersebut, yang akan mencakup pembebasan semua sandera, masuknya lebih banyak bantuan ke Gaza dan pembebasan tahanan Palestina, kata pejabat itu.

Meskipun terdapat kesulitan untuk menjembatani kesenjangan posisi, salah satu sumber, yang memberikan penjelasan mengenai diskusi tersebut, menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai pembicaraan yang intensif dan mengatakan bahwa kesepakatan dapat disepakati “setiap saat.”

Padahal, Washington meningkatkan tekanan diplomatik untuk mengakhiri kekerasan. Sebelumnya pada bulan Januari, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melakukan perjalanan antara negara-negara Arab dan Israel dalam tur yang bertujuan mencari jalan keluar dari pertumpahan darah tersebut.

Namun, Hamas mencari jaminan bahwa Israel tidak akan memulai kembali konflik, kata sumber AS yang menjelaskan masalah tersebut dan kata pejabat Palestina.

Hamas ingin Amerika Serikat, Mesir dan Qatar menjamin penerapannya, dan khawatir pemerintahan Netanyahu akan melanjutkan pertempuran setelah Hamas membebaskan sandera sipil, bahkan jika tentara Israel masih ditawan, kata pejabat Palestina.

Selama putaran ini, Hamas telah mengupayakan pembebasan semua tahanan Palestina dari penjara Israel, termasuk mereka yang ikut serta dalam serangan 7 Oktober, kata sumber AS. Pejabat yang diberi penjelasan mengenai perundingan tersebut mengatakan bahwa Hamas telah melunakkan permintaan tersebut, yang kemungkinan besar akan ditentang keras oleh Israel.

"Hamas percaya bahwa sebelum secara serius membicarakan gencatan senjata jangka panjang, Israel ingin mengakhiri operasinya di Khan Younis, kota selatan di Gaza yang mengalami serangan dan pertempuran paling intens dalam beberapa pekan terakhir," kata pejabat Palestina.

Reuters tidak dapat segera menentukan status diskusi mengenai apakah pasukan dan kendaraan Israel akan tetap berada di Gaza selama gencatan senjata berkepanjangan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Rusia Tolak Gencatan...
Rusia Tolak Gencatan Senjata sebagai Solusi Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved