Gencatan Senjata Satu Bulan Terus Dinegosiasikan, Perang Hamas Vs Israel Akan Berhenti?

Rabu, 24 Januari 2024 - 17:21 WIB
loading...
A A A
“Kami terbuka terhadap semua inisiatif dan proposal, namun perjanjian apa pun harus didasarkan pada penghentian agresi dan penarikan penuh pendudukan dari Jalur Gaza,” kata Abu Zuhri.

"Salah satu tawaran Israel adalah mengakhiri perang jika Hamas menyingkirkan enam pemimpin senior dari Gaza, kata sumber ketujuh, seorang pejabat senior Hamas. Namun, Hamas secara mutlak menolak usulan tersebut," kata Abu Zuhri.

Sumber tersebut mengatakan daftar tersebut mencakup dalang serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober, Yahya Sinwar dan Mohamed al-Deif, yang merupakan target utama Israel untuk dibunuh atau ditangkap dalam perang tersebut dan diperkirakan bersembunyi jauh di dalam jaringan Hamas yang luas. terowongan di bawah Gaza.

Reuters tidak dapat segera mengkonfirmasi proposal ini dengan sumber-sumber Israel. Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak permintaan komentar mengenai proposal tersebut atau negosiasi yang lebih luas. Menurut rekaman yang dibocorkan ke jaringan berita Israel N12, Netanyahu mengatakan skenario “menyerah dan diasingkan” sedang dibahas pada awal Januari.

Sementara itu, hampir empat bulan setelah serangan Hamas di Israel selatan yang menewaskan sekitar 1.200 orang, serangan Israel di Gaza belum menghilangkan kepemimpinan senior Hamas atau kapasitasnya untuk berperang, meskipun telah menghancurkan sebagian besar wilayah pesisir dan menewaskan lebih dari 25.000 warga Palestina.

Netanyahu pekan ini menegaskan kembali bahwa hanya “kemenangan total” atas Hamas yang akan mengakhiri perang, namun ia mendapat tekanan yang semakin besar untuk mencapai kesepakatan, termasuk dari anggota kabinet perangnya dan keluarga dari sekitar 130 sandera yang masih disandera sejak saat itu. serangan Hamas.

Lima sumber mengatakan Israel menolak membahas penghentian perang apa pun kecuali pembubaran Hamas. Mereka tidak merinci apakah mengasingkan para pemimpin akan memenuhi standar tersebut.

Juru bicara pemerintah Israel Eylon Levy mengatakan pada konferensi pers pada hari Selasa bahwa upaya sedang dilakukan untuk menjamin pembebasan para sandera. Dia mengatakan Israel tidak akan menyetujui perjanjian gencatan senjata yang membuat Hamas berkuasa di daerah kantong tersebut.

Baca Juga: Perang Irak Kembali Berkobar, AS Serang Basis Milisi Pro-Iran di Baghdad

Qatar dan Washington berperan penting dalam merundingkan gencatan senjata selama seminggu pada bulan November yang menghasilkan pembebasan lebih dari 100 sandera dan sekitar 240 tahanan Palestina.

Mulai tanggal 28 Desember, para perunding Qatar mengirimkan kerangka perjanjian baru kepada Hamas dan Israel, meminta kedua belah pihak untuk menunjukkan apa yang siap mereka setujui, kata pejabat yang menjelaskan mengenai perundingan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Rusia Tolak Gencatan...
Rusia Tolak Gencatan Senjata sebagai Solusi Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved