Gencatan Senjata Satu Bulan Terus Dinegosiasikan, Perang Hamas Vs Israel Akan Berhenti?

Rabu, 24 Januari 2024 - 17:21 WIB
loading...
Gencatan Senjata Satu...
Perang Hamas melawan Israel akan segera berakhir jika gencatan senjata selama satu bulan disepakati. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Israel dan Hamas secara umum sepakat pada prinsipnya bahwa pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina dapat dilakukan selama gencatan senjata selama sebulan, tetapi rencana kerangka kerja tersebut ditunda oleh kedua belah pihak.

"Perbedaan pendapat mengenai cara mengakhiri perang Gaza secara permanen," kata tiga sumber, dilansir Reuters.

Upaya mediasi intensif yang dipimpin oleh Doha, Washington dan Mesir dalam beberapa pekan terakhir berfokus pada pendekatan bertahap untuk membebaskan berbagai kategori sandera Israel – dimulai dengan warga sipil dan diakhiri dengan tentara – dengan imbalan penghentian permusuhan, pembebasan tahanan Palestina dan banyak lagi. bantuan ke Gaza.

Putaran terakhir diplomasi ulang-alik dimulai pada 28 Desember dan telah mempersempit perbedaan pendapat mengenai lamanya gencatan senjata awal menjadi sekitar 30 hari. "Itu setelah Hamas pertama kali mengusulkan jeda beberapa bulan," kata salah satu sumber, seorang pejabat yang menjelaskan perundingan tersebut.

Namun, enam sumber lainnya, Hamas menolak untuk melanjutkan rencana tersebut sampai kondisi gencatan senjata permanen di masa depan disepakati. Sebagian besar sumber yang dimintai pendapatnya untuk berita ini meminta agar tidak disebutkan namanya agar bisa berbicara bebas mengenai masalah-masalah sensitif.

Sementara Israel berusaha melakukan perundingan secara bertahap. "Hamas sedang mengupayakan paket kesepakatan yang menyetujui gencatan senjata permanen sebelum para sandera dibebaskan pada tahap awal, kata salah satu sumber," seorang pejabat Palestina yang dekat dengan upaya mediasi. Israel dan Hamas berbicara melalui mediator, bukan berbicara secara langsung.

Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan pada hari Selasa bahwa utusan AS untuk Timur Tengah Brett McGurk berada di wilayah tersebut – untuk kedua kalinya dalam seminggu – untuk berdiskusi mengenai pembebasan sandera dan bahwa Washington akan mendukung “jeda kemanusiaan” yang lebih lama.

Departemen Luar Negeri AS dan Gedung Putih, Kementerian Luar Negeri Qatar, dan Layanan Informasi Negara Mesir tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Dua sumber keamanan Mesir mengatakan bahwa ada upaya yang dilakukan untuk meyakinkan Hamas agar menerima gencatan senjata satu bulan yang diikuti dengan gencatan senjata permanen. Namun, Hamas meminta jaminan bahwa kesepakatan tahap kedua akan dilaksanakan, untuk menyetujui gencatan senjata awal, kata sumber tersebut.

Sumber tersebut tidak memberikan rincian tentang apa saja jaminan tersebut.

Ketika ditanya tentang perundingan tersebut, pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan kepada Reuters pada hari Senin bahwa organisasi tersebut terbuka untuk mendiskusikan gagasan namun belum ada kesepakatan yang dicapai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Hamas Pamer Senjata...
Hamas Pamer Senjata Israel saat Tukar Tawanan di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved