Israel Sebut Erdogan Penghasut dan Pendukung Teror Terkuat

Rabu, 16 Mei 2018 - 05:21 WIB
Israel Sebut Erdogan...
Israel Sebut Erdogan Penghasut dan Pendukung Teror Terkuat
A A A
TEL AVIV - Serangan verbal Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terhadap Israel dan pemimpinnya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendapat balasan. Seorang menteri Israel menilai pemimpin Ankara tersebut sebagai penghasut dan pendukung teror terkuat di dunia.

"Presiden Turki itu penghasut terbesar, antek Ikhwanul Muslimin, kaki tangan Hamas dan Iran, pendukung teror paling kuat di dunia," kata Menteri Intelijen Israel Yisrael Katz.

"Israel akan terus mempertahankan perbatasannya dari para teroris Hamas dan Jihad Islam, yang mengancam warga Israel," ujarnya.

Baca: Erdogan: Israel Negara Apartheid, Netanyahu Belumur Darah Palestina

Netanyahu juga membalas serangan verbal Erdogan. Melalui Twitter, Netanyahu mengatakan bahwa Erdogan merupakan salah satu pendukung terbesar Hamas.

"Saya menyarankan Erdogan untuk tidak mengajarkan moralitas kepada kami," tulis Netanyahu.

Perang kata-kata Erdogan dan Netanyahu ini bermula dari tragedi kematian demonstran Palestina di Gaza oleh pasukan Israel yang jumlahnya mencapai 60 orang.

Baca juga: 60 Warga Palestina Dibantai, Turki Usir Dubes Israel

Erdogan semula meledek Israel sebagai negara apartheid dan Perdana Menteri Netanyahu dia sebut berlumur darah warga Palestina. Pemimpin Ankara itu lantas menyarankan Netanyahu untuk mengambil "pelajaran kemanusiaan" dengan membaca "Sepuluh Perintah Tuhan".

Pemerintah Turki memutuskan mengusir Duta Besar Israel untuk Ankara, Eitan Naeh, sebagai respons atas tragedi di Gaza. Israel pun membalas dengan mengusir konsul Turki di Yerusalem.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
Mahasiswi PhD Asal Turki...
Mahasiswi PhD Asal Turki Ini Diculik saat Hendak Berbuka Puasa, Terancam Dideportasi dari AS karena Dituding Mendukung Hamas
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
18 menit yang lalu
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
19 menit yang lalu
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
50 menit yang lalu
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
1 jam yang lalu
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
1 jam yang lalu
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved