China Bikin Rudal Pintar Hipersonik, Marjin Kesalahan Hanya Kurang dari 15 Meter
Selasa, 23 Januari 2024 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Militer AS pertama kali mengusulkan konsep tersebut pada 2012, yang menunjukkan niatnya melakukan uji coba 'cangkang impian' dalam waktu lima tahun, menurut SCMP, namun tenggat waktu tersebut telah berlalu pada tahun 2017.
“Pada 2021, militer AS telah meninggalkan penelitian dan pengembangan proyektil sistem persenjataan tersebut,” papar laporan itu.
Baca juga: Yaman Bisa Jadi Aljazair Bagi AS, Harganya Diprediksi Lebih dari 6 Juta Nyawa
Tim China yang mengembangkan rudal Mach-7 juga mengatakan, meskipun AS memulai pengembangan teknologinya terlebih dahulu, mereka sendiri tidak menerima dukungan dari para ilmuwan Barat.
“Kami tidak memiliki panduan, bahkan pengenalan sekilas tentang sistem navigasi peluru kendali, terutama komponen navigasi satelit,” tulis Feng Junhing dari Universitas Teknik Angkatan Laut China dalam jurnal teknik pada November.
Teknologi cangkang ini diharapkan dapat digunakan secara luas dalam skenario medan perang, mengingat teknologi ini relatif hemat biaya untuk diproduksi namun tetap mempertahankan kemampuan serangan jarak jauh dan presisi yang lebih sering dikaitkan dengan rudal.
“Pada 2021, militer AS telah meninggalkan penelitian dan pengembangan proyektil sistem persenjataan tersebut,” papar laporan itu.
Baca juga: Yaman Bisa Jadi Aljazair Bagi AS, Harganya Diprediksi Lebih dari 6 Juta Nyawa
Tim China yang mengembangkan rudal Mach-7 juga mengatakan, meskipun AS memulai pengembangan teknologinya terlebih dahulu, mereka sendiri tidak menerima dukungan dari para ilmuwan Barat.
“Kami tidak memiliki panduan, bahkan pengenalan sekilas tentang sistem navigasi peluru kendali, terutama komponen navigasi satelit,” tulis Feng Junhing dari Universitas Teknik Angkatan Laut China dalam jurnal teknik pada November.
Teknologi cangkang ini diharapkan dapat digunakan secara luas dalam skenario medan perang, mengingat teknologi ini relatif hemat biaya untuk diproduksi namun tetap mempertahankan kemampuan serangan jarak jauh dan presisi yang lebih sering dikaitkan dengan rudal.
Lihat Juga :