Kembali Dibombardir AS-Inggris, Houthi: Justru Kuatkan Tekad Bela Palestina
Selasa, 23 Januari 2024 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Dengan mengunggah video tak bertanggal yang memperlihatkan anak-anak sekarat, juru bicara Houthi itu menambahkan: “Oleh karena itu, setiap pihak atau individu di dunia ini dihadapkan pada dua pilihan yang tidak ada yang ketiga: mempertahankan kemanusiaannya dan mendukung Yaman, atau kalah dan tetap mendukung aliansi Amerika-Inggris. Dengan siapa Anda menyaksikan kejahatan ini?”
Sebelumnya, militer AS dan Inggris telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengonfirmasi serangan udara dan laut mereka dengan target basis-basis kelompok Houthi di Yaman pada Senin malam.
Serangan dari laut melibatkan beberapa kapal perang dan kapal selam seperti USS Mason, USS Philippine Sea, dan USS Gravely. Kapal-kapal itu menembakkan sejumlah rudal Tomahawk dari Laut Merah.
Sedangkan serangan udara melibatkan jet-jet tempur F-18, melesat dari kapal induk USS Dwight D Eisenhower, yang kemudian membombardir basis-basis Houthi.
Beberapa lokasi di Yaman mengalami ledakan besar akibat serangan udara dan laut.
Pejabat Pentagon memperkirakan 25-30 amunisi dijatuhkan terhadap basis-basis Houthi, meskipun penilaian masih terus dilakukan.
Sebelumnya, militer AS dan Inggris telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengonfirmasi serangan udara dan laut mereka dengan target basis-basis kelompok Houthi di Yaman pada Senin malam.
Serangan dari laut melibatkan beberapa kapal perang dan kapal selam seperti USS Mason, USS Philippine Sea, dan USS Gravely. Kapal-kapal itu menembakkan sejumlah rudal Tomahawk dari Laut Merah.
Sedangkan serangan udara melibatkan jet-jet tempur F-18, melesat dari kapal induk USS Dwight D Eisenhower, yang kemudian membombardir basis-basis Houthi.
Beberapa lokasi di Yaman mengalami ledakan besar akibat serangan udara dan laut.
Pejabat Pentagon memperkirakan 25-30 amunisi dijatuhkan terhadap basis-basis Houthi, meskipun penilaian masih terus dilakukan.
Lihat Juga :