Mantan Pejabat Militer Israel: Hamas Tidak Bisa Dikalahkan untuk Saat Ini atau Masa Depan
Sabtu, 20 Januari 2024 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Komandan Iran dan Hizbullah Bantu Houthi Lancarkan Serangan ke Kapal AS dan Israel
Saat ini, tiga divisi tentara Israel yang berperang di Jalur Gaza: di wilayah utara, tengah dan selatan. Menurut juru bicara militer Israel Daniel Hagari, pengerahan terbesar terjadi di kubu Hamas di Jalur Gaza selatan, tepatnya di Khan Yunis.
Sebelumnya, pensiunan Jenderal Israel Giora Eiland menyatakan bahwa perubahan taktik akan memungkinkan lebih banyak warga sipil, dan militan bersama mereka, untuk kembali ke Gaza utara.
"Kami membayar harga yang sangat tinggi untuk sesuatu yang tidak akan ada artinya dalam waktu singkat," paparnya.
Hamas, sebuah organisasi politik dan militan Islam yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS dan Uni Eropa, telah memerintah Jalur Gaza sejak tahun 2007. Hamas memiliki tujuan untuk menghancurkan negara Israel, yang oleh PBB diklasifikasikan sebagai negara penjajah wilayah Palestina sejak tahun 1967.
Saat ini, tiga divisi tentara Israel yang berperang di Jalur Gaza: di wilayah utara, tengah dan selatan. Menurut juru bicara militer Israel Daniel Hagari, pengerahan terbesar terjadi di kubu Hamas di Jalur Gaza selatan, tepatnya di Khan Yunis.
Sebelumnya, pensiunan Jenderal Israel Giora Eiland menyatakan bahwa perubahan taktik akan memungkinkan lebih banyak warga sipil, dan militan bersama mereka, untuk kembali ke Gaza utara.
"Kami membayar harga yang sangat tinggi untuk sesuatu yang tidak akan ada artinya dalam waktu singkat," paparnya.
Hamas, sebuah organisasi politik dan militan Islam yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS dan Uni Eropa, telah memerintah Jalur Gaza sejak tahun 2007. Hamas memiliki tujuan untuk menghancurkan negara Israel, yang oleh PBB diklasifikasikan sebagai negara penjajah wilayah Palestina sejak tahun 1967.
Lihat Juga :