Inggris: Perang Dunia III Bisa Pecah 5 Tahun Lagi Melawan Rusia, China, Iran, Korut

Kamis, 18 Januari 2024 - 08:48 WIB
loading...
A A A
Ketidaksepakatan tersebut membuktikan salah satu dari sedikit poin yang benar-benar diperdebatkan di antara sekutu yang setia.

Shapps sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri untuk Keamanan Energi dan Net Zero hanya selama tujuh bulan sebelum mengambil alih jabatan Menteri Pertahanan.

Dia memegang beberapa peran sebelumnya, termasuk ketua Partai Konservatif dari tahun 2012 hingga 2015 sebelum menjabat di beberapa kabinet, yang berpuncak pada perannya saat ini—dan yang paling menonjol.

Saat ini, Shapps mempunyai pandangan yang suram mengenai lanskap keamanan internasional setelah pecahnya perang di Timur Tengah dan ancaman eskalasi lebih lanjut, yang sebagian besar didukung oleh Iran dan dimotivasi oleh serangan berbagai kelompok proksi di seluruh kawasan, termasuk Hamas di Gaza, Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman.

AS dan sekutu-sekutunya, termasuk Inggris, melakukan pembalasan terhadap Houthi atas serangan mereka terhadap rute pelayaran internasional, yang diklaim oleh Houthi sebagai pembalasan atas operasi Israel di Jalur Gaza-–sebuah domino lain dalam rantai konflik yang sudah rapuh di wilayah tersebut.

Shapps secara langsung membahas konflik tersebut, memuji Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang "brilian" karena mempertahankan diri dan jalur pelayaran dari serangan Houthi yang jumlahnya semakin meningkat dan tidak dapat ditoleransi.

“Awal bulan ini, dunia mengirimkan pesan yang sangat jelas kepada Houthi yang didukung Iran: Akhiri tindakan ilegal dan tidak dapat dibenarkan. Berhentilah mempertaruhkan nyawa orang yang tidak bersalah. Berhentilah mengancam perekonomian global,” tegas Shapps.

“Peringatan kami sangat jelas, namun mereka memilih untuk mengabaikannya,” katanya, merujuk pada kelompok Houthi, seraya menambahkan bahwa respons tegas di Laut Merah akan berfungsi sebagai "cetak biru" langsung bagaimana Inggris harus melanjutkan upayanya untuk menghentikan konflik di Laut Merah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved