Mengapa Maladewa Ingin Mengusir Tentara India?

Senin, 15 Januari 2024 - 21:40 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Kenapa Maladewa Lebih Pilih China Dibandingkan India?

3. Sentimen Politik yang Menginginkan Tentara India Keluar

Mengapa Maladewa Ingin Mengusir Tentara India?

Foto/Reuters

Melansir Reuters, India secara tradisional memiliki hubungan yang kuat dengan Maladewa, yang bergantung pada New Delhi untuk kebutuhan pokok bagi 500.000 penduduknya, termasuk beras, sayuran, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan.

Pada tahun 1998, India mengirimkan pasukan untuk membantu Presiden Abdul Gayoom melawan upaya kudeta. Pasukan segera ditarik setelahnya.

Namun ketergantungan pada India, dan pernyataan campur tangan New Delhi dalam politik dalam negeri Maladewa telah menimbulkan kekhawatiran di negara tersebut.

Muizzu terpilih sebagai presiden pada bulan November, menjalankan kampanye 'India Out', berbeda dengan kebijakan pro-India dari sebagian besar pendahulunya.

Dia menyebut pengaruh New Delhi sebagai ancaman terhadap kedaulatan negaranya dan berjanji untuk memindahkan pasukan India dari wilayah Maladewa.

Setelah Muizzu bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di sela-sela COP28 di Uni Emirat Arab pada bulan Desember, kedua negara meluncurkan negosiasi untuk meninjau kembali hubungan mereka, termasuk kehadiran pasukan tersebut.

4. China Ingin Menguasai Maladewa

Saingannya, New Delhi dan Beijing, bersaing untuk mendapatkan pengaruh di Maladewa mengingat lokasinya yang strategis di barat daya ujung selatan India.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved