Dituduh Hendak Bunuh Eks Mata-mata Saudi, Putra Mahkota MBS Dipanggil Pengadilan AS

Selasa, 11 Agustus 2020 - 13:26 WIB
loading...
A A A
Gugatan tersebut menegaskan bahwa MBS telah memerintahkan penahanan dua anak Aljabri, yang hilang dari rumah mereka di Riyadh pada pertengahan Maret. Kerabat Aljabri lainnya juga dilaporkan telah ditangkap."Semua dalam upaya untuk memancing Dr Saad kembali ke Arab Saudi untuk dibunuh," imbuh dokumen gugatan. (Baca juga: Mengenal Aljabri, Eks Mata-mata Saudi yang Diburu 50 Pembunuh Bayaran )

"MBS sekarang akan dengan penuh semangat melobi Presiden Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Michael Pompeo untuk mengeluarkan apa yang disebut surat kekebalan," kata Bruce Fein, mantan wakil jaksa agung AS, kepada Al Jazeera.

"Ini adalah ranah hukum yang agak aneh, tetapi meminta pengadilan untuk membatalkan kasus tersebut karena akan mengganggu hubungan luar negeri AS dan hubungan dengan kepala negara atau pejabat tinggi," ujarnya.

"Tapi itu berarti (pemilihan umum AS) November akan menjadi kritis bagi Arab Saudi. Saya dapat menjamin Anda sekarang bahwa Arab Saudi dan putra mahkota sedang berbicara dengan Pompeo dan Trump meminta mereka mengeluarkannya dari ini."

Ini tautan dokumen pemanggilan Pengadilan AS untuk Putra Mahkota MBS: https://assets.documentcloud.org/documents/7032374/ALJABRI-v-BIN-SALMAN-BIN-ABDULAZIZ-AL-SAUD-Dcdce.pdf
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved