Papua Nugini Berlakukan Darurat Nasional setelah Kerusuhan yang Menewaskan 16 Orang
Kamis, 11 Januari 2024 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
“Ada bukti kerusuhan terorganisir yang terjadi,” katanya, dilansir Reuters. Dia menambahkan bahwa peninjauan tersebut akan memastikan “kita mengamankan demokrasi, kita mengamankan supremasi hukum.”
"Sekitar 1.000 personel militer disiagakan untuk mencegah kerusuhan lebih lanjut," katanya.
Kekerasan di ibu kota mereda pada Kamis (11/1/2024), dan pemerintah mengerahkan polisi tambahan untuk menjaga ketertiban.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Port Moresby mengatakan polisi telah kembali bekerja, namun ketegangan masih tinggi.
“Ketenangan yang relatif dapat berubah sewaktu-waktu,” katanya dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa pihaknya telah menerima laporan kekerasan di beberapa wilayah lain di negara tersebut.
Beberapa warga China terluka ringan, dan toko-toko milik warga keturunan China menjadi sasaran vandalisme dan penjarahan, kata kedutaan Tiongkok.
"Sekitar 1.000 personel militer disiagakan untuk mencegah kerusuhan lebih lanjut," katanya.
Kekerasan di ibu kota mereda pada Kamis (11/1/2024), dan pemerintah mengerahkan polisi tambahan untuk menjaga ketertiban.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Port Moresby mengatakan polisi telah kembali bekerja, namun ketegangan masih tinggi.
“Ketenangan yang relatif dapat berubah sewaktu-waktu,” katanya dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa pihaknya telah menerima laporan kekerasan di beberapa wilayah lain di negara tersebut.
Beberapa warga China terluka ringan, dan toko-toko milik warga keturunan China menjadi sasaran vandalisme dan penjarahan, kata kedutaan Tiongkok.
Lihat Juga :