Sniper Israel Tembak Mati Nenek Gaza yang Cucunya Kibarkan Bendera Putih

Kamis, 11 Januari 2024 - 11:08 WIB
loading...
A A A
“Saudara laki-laki saya Mohammed, berusia 22 tahun, mempertaruhkan nyawanya untuk mengambil jenazah ibu saya dari jalan dan membawanya pulang.”

Heba mengatakan bahwa ketika ibunya dibunuh, dia membawa tas roti dan minyak zaitun karena dia tidak yakin berapa lama mereka akan berada jauh dari rumah dan apakah mereka akan menerima makanan dan kebutuhan pokok lainnya.

Menurut Heba, pembunuhan tersebut telah memisahkan dia dan suaminya Yousef dari putra mereka; Taim, sehingga menambah rasa sakit dan penderitaan yang tak terukur pada nasib mereka.

“Saya sedang mengumpulkan barang-barang di rumah kami dan bersiap untuk pergi ketika saya mendengar teriakan di luar,” kata Yousef kepada MEE.

"Saya tidak mengira itu adalah keluarga kami...Saya keluar untuk mencari Taim dan melihat sebuah tank sangat dekat dengan kami. Ketika saya kembali ke rumah, ibu mertua saya sudah meninggal di dalam dan Taim hilang."

Setelah pembunuhan tersebut, Taim dibawa ke Nuseirat oleh seorang tetangga dan kemudian ke Rafah di Gaza selatan di mana dia tinggal bersama bibinya. Tidak jelas apakah dan kapan orang tuanya akan bertemu dengannya lagi.

Sepupu Heba dan Sarah, Malak Anwar al-Khatib (18), juga menceritakan kepada MEE saat Hala ditembak mati.

“Setelah dia dibunuh, bibi saya dibawa ke dalam rumahnya dan kami mencoba merawatnya tetapi dia sudah meninggal.

“Kami mendoakan jenazahnya dan menguburkannya di dekat rumah...setelah itu, kami diberitahu bahwa Palang Merah akan membantu kami pergi lagi tetapi kami kehilangan kepercayaan dan tidak siap mengambil risiko lagi bagi keluarga kami.”

Militer Israel belum menanggapi pertanyaan mengenai pembunuhan tersebut, namun sebuah foto yang diterbitkan oleh militer pada hari yang sama dengan kejadian tersebut menunjukkan tank tentara dan sniper ditempatkan di Jalan al-Nasr, jalan yang sejajar dengan rumah Hala.

Foto tersebut juga tampak menunjukkan tentara sedang berada di area perempatan tempat peluru ditembakkan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved