Inggris Bakal Kerahkan Kapal Induk dan Kapal Perang ke Samudra Hindia, Ada Apa?

Kamis, 11 Januari 2024 - 09:16 WIB
loading...
Inggris Bakal Kerahkan...
Inggris berencana mengerahkan kapal perang dan kapal induk ke Samudra Hindia. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Inggris berencana untuk mengerahkan sejumlah kapal perang ke Samudra Hindia akhir tahun ini dan sebuah kapal induk ke wilayah tersebut pada 2025.

Menurut London, pengerahan aset-aset tempur itu untuk misi pelatihan dan operasi bersama dengan pasukan India seiring kedua negara memperkuat hubungan keamanan.

Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps mengatakan Royal Navy’s Littoral Response Group akan mengunjungi kawasan Samudra Hindia tahun ini dan Carrier Strike Group pada tahun berikutnya.

Baca Juga: Unjuk Kekuatan, Kapal Nuklir AS Carl Vinson Sambangi Tetangga Indonesia

“Tidak diragukan lagi bahwa persaingan dunia semakin meningkat, jadi sangat penting bagi kami untuk terus membangun hubungan strategis dengan mitra utama seperti India,” kata Shapps dalam sebuah pernyataan saat Menteri Pertahanana India Rajnath Singh mengunjungi Inggris pada Rabu.

“Bersama-sama kami menghadapi tantangan keamanan yang sama dan teguh pada komitmen kami untuk menjaga Indo-Pasifik yang bebas dan sejahtera," paparnya, seperti dikutip Reuters, Kamis (11/1/2024).

Kementerian Pertahanan Inggris menambahkan bahwa London dan New Delhi juga akan melakukan latihan militer gabungan yang lebih kompleks di tahun-tahun mendatang, untuk mendukung tujuan bersama mereka dalam melindungi jalur perdagangan dan memastikan keamanan maritim.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Masih Trauma, Iran Belum...
Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai
Rekomendasi
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved