Kasus Infeksi Covid-19 Dunia Tembus 20 Juta, Begini Respons WHO

Selasa, 11 Agustus 2020 - 10:07 WIB
loading...
Kasus Infeksi Covid-19...
Seorang anak memakai masker pelindung di sekolah setelah Indonesia mengonfirmasi kasus pertama Covid-19, di Tangerang, Indonesia, 6 Maret 2020. Foto/REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
A A A
JAKARTA - Pandemi virus corona baru ( Covid-19 ) menandai tonggak sejarah mengerikan lainnya pada Senin ketika jumlah kasus infeksi global melampaui 20 juta . Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merespons dengan menyerukan masyarakat internasional tidak putus asa melawan pandemi.

Menurut penghitungan AFP dari sumber resmi, jumlah kasus infeksi hingga Senin malam pukul 22.15 GMT adalah 20.002.577, dengan 733.842 kematian.

Dalam tonggak mengejutkan lainnya, jumlah korban meninggal diperkirakan akan melampaui 750.000 dalam hitungan hari karena krisis kesehatan global yang dimulai akhir tahun lalu di China terus berlanjut.

Karena semakin banyak hal yang dulunya tidak terpikirkan menjadi kenyataan pahit—harus memakai masker wajah di tempat-tempat turis di Paris, atau memesan tempat di pantai Copacabana di Rio de Janeiro melalui aplikasi dan kemudian menjaga jarak sosial di atas pasir—WHO mengimbau orang-orang tidak melakukannya dengan putus asa.

"Di balik statistik ini ada banyak rasa sakit dan penderitaan...Tapi saya ingin menjelaskan: ada tunas hijau harapan," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Baca: Ilmuwan China Lari ke AS: Covid-19 Dibuat di Lab Militer Partai Komunis )

"Tidak ada kata terlambat untuk membalikkan wabah," katanya lagi, yang dilansir Selasa (11/8/2020).

Dia memberi contoh negara-negara yang berhasil menekan Covid-19 , seperti Rwanda dan Selandia Baru, yang pada Senin mengatakan pihaknya berencana untuk membuka "gelembung perjalanan" bebas virus dengan Cook Islands.

Dengan sebagian besar warga dunia terjebak dalam siklus wabah yang mengecewakan dan penguncian ekonomi yang menghancurkan, semua mata tertuju pada perlombaan untuk mendapatkan vaksin.

Tinjauan WHO mengatakan 165 kandidat vaksin sedang dikerjakan di seluruh dunia, dengan enam di antaranya mencapai Fase 3 uji klinis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
WHO Cabut Status Covid-19...
WHO Cabut Status Covid-19 sebagai Darurat Kesehatan Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved