Ilmuwan China Lari ke AS: Covid-19 Dibuat di Lab Militer Partai Komunis

Senin, 03 Agustus 2020 - 13:51 WIB
loading...
Ilmuwan China Lari ke...
Dr Li Meng Yan, ahli virologi China di Hong Kongs School of Public Health yang melarikan diri ke Amerika Serikat. Foto/Fox News
A A A
WASHINGTON - Dr Li Meng Yan , ilmuwan China terkemuka yang melarikan diri ke Amerika Serikat (AS) mengatakan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 berasal dari laboratorium militer Partai Komunis China. Dia bilang virus itu bukan berasal dari pasar basah di Wuhan seperti yang dikatakan pemerintah Beijing.

Dr Li Meng-Yan, seorang spesialis virologi di Hong Kong's School of Public Health sempat membuat heboh ketika dia tiba di Amerika dan menuduh pemerintahnya menutup-nutupi pandemi Covid-19.

Dia mengatakan bahwa dia sudah "dengan jelas menilai" bahwa virus corona baru diciptakan di laboratorium yang terhubung dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Namun, Beijing telah membantah tuduhan itu.

Berbicara dalam wawancara langsung dengan Taiwan News Agency Lude Press, Yan mengatakan; "Pada waktu itu, saya dengan jelas menilai bahwa virus itu berasal dari laboratorium militer Partai Komunis China."

"Pasar basah Wuhan hanya digunakan sebagai umpan," katanya lagi.

Dia menekankan bahwa ketika dia melaporkan temuannya kepada atasannya, dia tidak dianggap serius dan diabaikan.

Pada titik itu, dia mengklaim bahwa mustahil baginya untuk melaporkan penemuan itu ke tingkat tinggi Partai Komunis China.

"Saya tahu bahwa begitu saya berbicara, saya bisa menghilang kapan saja, sama seperti semua pemrotes yang berani di Hong Kong," ujarnya, yang dilansir Senin (3/8/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
Berita Terkini
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved