Orang Superkaya Rela Pindah Kewarganegaraan untuk Hindari Corona

Selasa, 11 Agustus 2020 - 07:08 WIB
loading...
Orang Superkaya Rela...
Wisatawan berjemur menikmati terik matahari saat pandemi Covid-19 di Pantai Hotel Splendid, Budva, Montenegro, kemarin. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Pandemi corona membuat kegiatan perjalanan semakin terbatas. Tapi, tidak demikian dengan orang-orang superkaya. Mereka justru meningkatkan aktivitas bepergian lintas negara dengan kekuatan uang mereka. Hal ini tak lepas dari kebijakan migrasi investasi yang populer di kalangan orang-orang berkantong tebal. Kebijakan migrasi investasi itu membuat aplikasi paspor bukan lagi berdasarkan kewarganegaraan, tetapi kekayaan dan keinginan untuk selalu berkeliling dunia.

Dengan nama citizen by investment program (CIP), orang-orang kaya itu bisa berpindah kewarganegaraan dengan mengantongi visa emas. Dalam lima hingga sepuluh tahun terakhir, mereka yang mengikuti program CIP umumnya memiliki kekayaan USD2 juta hingga di atas USD50 juta untuk mendapatkan kebebasan pergerakan, keuntungan pajak, serta faktor gaya hidup seperti pendidikan dan kebebasan sipil.

Belakangan, semakin banyak orang kaya tertarik mengikuti program CIP karena faktor pandemi. Yang menjadi pertimbangan, pertama, terkait pelayanan kesehatan. Kemudian, respons penanganan pandemi, dan surga baru untuk masa depan mereka selepas pandemi selesai. “Orang ingin mendapatkan kebijakan asuransi dan kewarganegaraan alternatif sehingga mereka mengembangkan Plan B,” kata Dominic Volek, kepala kewarganegaraan global pada firma Henley & Partners, kepada CNN. (Baca: Korban Meninggal Covid-19 di Barsil Mencapai 100.000 Orang)

Orang-orang superkaya yang pindah kewarganegaraan juga mempertimbangkan kesiapan suatu negara menghadapi pandemi. “Orang kaya tidak merencanakan hidup 5-10 tahun, tetapi mereka merencanakan hidup 100 tahun ke depan, untuk menjaga harta dan kesehatan,” lanjut Volek.

Program CIP pun kini mengalami peningkatan tajam karena faktor pandemi corona . Henley & Partners mengungkapkan, terjadi kenaikan hingga 49% di mana banyak orang kaya yang mengajukan konsultasi untuk program tersebut.

Kebanyakan orang kaya memiliki program kewarganegaraan spesifik terutama di Montenegro dan Siprus yang menjadi tujuan populer. “Banyak orang superkaya tertarik dengan Siprus dan Malta karena mereka bisa mengajak keluarga dengan akses tanpa batas dan kebebasan bermukim di Uni Eropa,” kata Volek. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan kebebasan pergerakan dan pendidikan serta perawatan kesehatan yang lebih baik dibandingkan negara lamanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Rusia Hancurkan Kapal...
Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam
Rekomendasi
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved