Irak Dorong Pasukan Koalisi Asing Pimpinan AS Segera Hengkang

Minggu, 07 Januari 2024 - 07:01 WIB
loading...
Irak Dorong Pasukan...
Tentara AS dalam suatu misi di Irak. Foto/us air force
A A A
BAGHDAD - Pemerintah Irak bermaksud mempercepat negosiasi dengan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) mengenai penarikan terakhir pasukannya dari negara itu.

Penasihat media perdana menteri Irak, Hisham al-Rikabi, menjelaskan upaya itu kepada Sputnik pada Sabtu (6/1/2024).

“Pemerintah berkomitmen mempercepat dialog dengan koalisi internasional untuk menarik pasukannya dari negara tersebut. Tim teknis kami sedang bernegosiasi dengan negara-negara koalisi,” ungkap al-Rikabi.

“Perdana Menteri (PM) Irak Mohammed Shia al-Sudani terus memantau komposisi angkatan bersenjata negaranya untuk mempersiapkan periode setelah penarikan, meskipun faktanya personel tersebut tidak melakukan misi tempur apa pun di lapangan,” ungkap penasihat tersebut.

Pada Jumat, perdana menteri Irak menegaskan posisi Baghdad yang “teguh dan berprinsip” bahwa kehadiran koalisi asing di negara tersebut yang telah memenuhi misinya harus diselesaikan.

Al-Sudani menambahkan, pemerintah akan segera menentukan tanggal mulainya komite bilateral, yang akan mengatur prosedur penarikan akhir pasukan koalisi asing dari Irak.

Pada Kamis, angkatan bersenjata Irak menuduh koalisi internasional pimpinan AS melakukan serangan pesawat tak berawak terhadap markas besar Pasukan Mobilisasi Populer di Bagdad, yang menewaskan seorang komandan milisi Syiah Abu Taqwa dan melukai enam lainnya.

Baca juga: 12.500 Tentara Israel Cacat akibat Perang di Jalur Gaza

Irak menyebut serangan mematikan itu sebagai “tindakan yang mirip dengan kegiatan teroris” dan “eskalasi dan serangan berbahaya terhadap Irak.”

Pentagon mengonfirmasi pasukan AS melakukan serangan di Irak yang menargetkan Abu Taqwa karena dugaan perannya dalam serangan terhadap pasukan AS di wilayah tersebut.

Kelompok bersenjata Syiah telah mengintensifkan serangan mereka terhadap pangkalan koalisi internasional pimpinan AS di Irak, serta pasukan AS di Suriah selama beberapa bulan terakhir, karena mereka menganggap AS terlibat dalam serangan yang dilakukan Israel terhadap warga sipil Palestina.

Washington sendiri yakin bahwa serangan tersebut dilakukan oleh kelompok pro-Iran.

AS menjadi pemasok senjata utama Israel yang digunakan untuk membunuh lebih dari 22.000 warga Palestina di Jalur Gaza. Hingga saat ini Israel selamat dari berbagai sanksi internasional.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Israel Resmi Menyerah!...
Israel Resmi Menyerah! Segera Tarik Pasukan dari Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved