Israel Berusaha Keras Gagalkan Gugatan Kasus Genosida Gaza di ICJ

Minggu, 07 Januari 2024 - 02:01 WIB
loading...
Israel Berusaha Keras...
Warga Palestina berduka di depan jenazah keluarga yang tewas akibat serangan Israel di Khan Younis, Jalur Gaza, 4 Januari 2024. Foto/AP
A A A
TEL AVIV - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel memerintahkan kedutaan besarnya di seluruh dunia untuk menekan negara tuan rumah mereka agar menolak kasus genosida Afrika Selatan di Mahkamah Internasional (ICJ).

Kabar itu diungkap dalam laporan Axios, mengutip kabel diplomatik yang bersifat mendesak.

Afrika Selatan berpidato di ICJ pekan lalu, mengklaim serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza adalah “bersifat genosida karena dimaksudkan untuk menghancurkan sebagian besar” penduduk Palestina.

Afrika Selatan menginginkan pengadilan yang bermarkas di Den Haag mengeluarkan perintah yang memerintahkan IDF untuk menunda kampanye militernya di daerah kantong tersebut.

Israel telah membunuh lebih dari 22.600 orang Palestina di Gaza selama tiga bulan terakhir, menurut kementerian kesehatan setempat.

“Kabel diplomatik tersebut, yang dikirim Kementerian Luar Negeri Israel pada Kamis, menekankan tujuan strategis Israel adalah agar ICJ menolak permintaan perintah dari Afrika Selatan, menahan diri untuk tidak menyatakan Israel melakukan genosida di Gaza dan mengakui tindakan pasukan Israel (IDF) di daerah kantong tersebut mematuhi hukum internasional,” papar Axios dalam artikel pada Sabtu (6/1/2024).

“Putusan pengadilan dapat memiliki implikasi potensial yang signifikan tidak hanya di dunia hukum tetapi juga memiliki dampak praktis bilateral, multilateral, ekonomi, dan keamanan,” ungkap bunyi dokumen tersebut, yang salinannya dilihat outlet media tersebut.

Baca juga: Mengapa Negara-Negara Anggota Baru BRICS Mayoritas Muslim?

Menurut Kementerian Luar Negeri, diplomat Israel harus menekan rekan-rekan mereka dan politisi tingkat tinggi di negara tuan rumah untuk mengeluarkan “pernyataan publik yang segera dan tegas seperti berikut: Menyatakan secara terbuka dan jelas bahwa NEGARA ANDA menolak tuduhan paling keterlaluan, tidak masuk akal, dan tidak berdasar yang dibuat untuk melawan Israel.”

Penting juga bagi negara-negara asing “untuk secara terbuka mengakui bahwa Israel berupaya meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, serta meminimalkan kerugian terhadap warga sipil, sambil bertindak untuk membela diri setelah serangan mengerikan pada tanggal 7 Oktober oleh organisasi (Hamas),” tulis kabel diplomatik Israel itu.

Kementerian Luar Negeri Israel menekankan para diplomat Israel harus segera berupaya mendapatkan pernyataan-pernyataan tersebut sehingga pernyataan-pernyataan tersebut dapat dikeluarkan sebelum sidang ICJ dimulai pada 11 Januari.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga akan mengirim surat kepada puluhan pemimpin dunia, menyampaikan pesan serupa, menurut laporan itu.

Negara-negara seperti Turki, Yordania, dan Malaysia telah mendukung gugatan terhadap Israel yang diajukan Afrika Selatan.

Namun, langkah Afrika Selatan tersebut ditolak pendukung utama Israel, Amerika Serikat (AS).

Juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller mengatakan awal pekan ini bahwa “kami tidak melihat adanya tindakan yang merupakan genosida” di Gaza.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved