Militan Rencanakan Serangan Kimia untuk Dituduhkan ke Rezim Suriah

Minggu, 11 Maret 2018 - 06:32 WIB
Militan Rencanakan Serangan...
Militan Rencanakan Serangan Kimia untuk Dituduhkan ke Rezim Suriah
A A A
DAMASKUS - Kelompok militan di Ghouta Timur merencanakan serangan senjata kimia pada hari Minggu (1/3/2018) untuk dituduhkan kepada pasukan pemerintah Suriah. Informasi itu diperoleh Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mehdad.

”Kami telah menerima informasi bahwa militan di Ghouta Timur berencana melakukan serangan senjata kimia di wilayah antara Misraba dan Bitsava,” katanya.

”Untuk itu, militan Tahrir al-Sham berencana membunuh beberapa wanita, dan kami akan ‘ditunjuk’ (sebagai pelakunya). Ini akan berlangsung pada 11 Maret,” ujar diplomat rezim Suriah tersebut.

Menurut Mehdad, pemerintah Suriah tidak pernah menolak komisi Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia (OPCW) dalam melakukan penyelidikan di dalam negeri.

”Suriah terus membuka pintu bagi organisasi internasional yang terlibat dalam penyelidikan,” katanya.

“Kami telah menerima sepuluh aplikasi dari berbagai komite penyelidik, dan kami belum menolak satupun dari mereka, kami belum menutup wilayah Suriah manapun, namun mereka tidak melakukan penyelidikan, itulah masalahnya,” ujar Mehdad, seperti dikutip Itar-TASS.

Komisi tersebut, lanjut Mehdad, tidak akan mempercayai hasil penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas Suriah mengenai serangan senjata kimia. Dia menyesalkan spesialis OPCW tidak datang ke Suriah untuk memverifikasi data.

Sebelumnya, kelompok pemberontak di Ghouta Timur dan aktivis menuduh pasukan rezim Suriah loyalis Presiden Bashar al-Assad menjatuhkan berbagai bom kimia, termasuk gas klorin di sebuah wilayah sipil di Ghouta Timur. Tuduhan itu disertai tayangan video, di mana korban terlihat kesulitan bernapas.

Pemerintah Suriah berulang kali menegaskan bahwa pasukan Damaskus tidak menyerang warga sipil, melainkan kelompok pemberontak dan militan radikal. Suriah juga menolak tuduhan menjatuhkan bom-bom kimia.
(mas)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
10 menit yang lalu
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
55 menit yang lalu
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
1 jam yang lalu
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
1 jam yang lalu
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
2 jam yang lalu
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved