Hamas Puji Afrika Selatan karena kasus Genosida Gaza ke Mahkamah Internasional

Minggu, 31 Desember 2023 - 07:15 WIB
loading...
Hamas Puji Afrika Selatan...
Israel melakukan kejahatan perang di Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Gerakan perlawanan Hamas Palestina memuji Afrika Selatan karena mengajukan kasus terhadap Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) atas kejahatan genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza setelah hampir tiga bulan serangan udara dan darat tanpa henti.

Kelompok yang bermarkas di Gaza tersebut menggambarkan permohonan Afrika Selatan sebagai “sebuah langkah signifikan untuk menghukum para pemimpin entitas Zionis dan penjahat masa kini, yang telah melakukan pembunuhan paling keji dalam sejarah modern.”

“Kami menyerukan kepada semua negara di dunia untuk mengambil tindakan serupa terhadap rezim Zionis Nazi baik di pengadilan nasional maupun internasional. Rezim tersebut mengancam perdamaian dan keamanan internasional, dan tidak boleh lolos dari hukuman atas kejahatan brutal yang dilakukan terhadap anak-anak dan warga sipil yang tidak berdaya di Gaza,” demikian pernyataan Hamas, dilansir Press TV.

Dalam permohonannya ke ICJ, yang juga disebut Pengadilan Dunia, Afrika Selatan menggambarkan tindakan Israel di Gaza sebagai “bersifat genosida karena dimaksudkan untuk menghancurkan sebagian besar kelompok nasional, ras dan etnis Palestina."

Baca Juga: Israel Minta Pasukan Mesir Tinggalkan Perbatasan Rafah, Akankah Kedua Negara Berperang?

“Tindakan yang dimaksud termasuk membunuh warga Palestina di Gaza, menyebabkan penderitaan fisik dan mental yang serius, dan memberikan kondisi hidup yang diperkirakan akan menyebabkan kehancuran fisik bagi mereka,” kata pengajuan tersebut.

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa membandingkan kebijakan Israel di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki dengan sistem apartheid negaranya di masa lalu, yang melihat populasi minoritas kulit putih memerintah negara mayoritas kulit hitam dengan menggunakan sistem berdasarkan segregasi sebagai basisnya. Pemerintahan minoritas kulit putih berakhir pada tahun 1994.

Israel mengobarkan perang berdarah di Jalur Gaza pada 7 Oktober setelah pejuang Hamas dan anggota faksi perlawanan lainnya melancarkan Operasi Badai al-Aqsa di wilayah pendudukan sebagai pembalasan atas kejahatan yang terus-menerus dilakukan rezim Tel Aviv terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Sejak dimulainya agresi, Israel telah membunuh lebih dari 21.600 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Mereka juga memberlakukan pengepungan total terhadap wilayah tersebut, memutus bahan bakar, listrik, makanan dan air bagi lebih dari dua juta warga Palestina yang tinggal di sana.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved