Rusia: Inggris Rampas 30 Ton Emas Venezuela Senilai Rp14,8 Triliun
Senin, 10 Agustus 2020 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
Pengadilan saat itu mengatakan Inggris dengan tegas mengakui pemimpin oposisi Juan Guido sebagai presiden sah Venezuela.
Pemerintah Maduro hendak mengakses emas-emas Venezuela yang disimpan di Bank of England untuk ditransfer ke bank lain. Namun, permintaan itu ditolak.
Pada bulan Mei, Bank Central Venezuela (BCV) mengajukan gugatan hukum di pengadilan komersial di London untuk mencoba memaksa Bank of England mentransfer cadangan emas Venezuela untuk mendanai negara itu dalam menangani pandemi virus corona.
Dorongan Venezuela untuk mengambil aset emasnya di Inggris dimulai setelah Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya menolak untuk mengakui hasil pemilihan presiden 2018 di Venezuela . Pemilu itu dimenangkan Maduro secara telak, namun Guaido menolak mengakuinya dengan menuduh pemilu sarat kecurangan.
Pemerintah Maduro hendak mengakses emas-emas Venezuela yang disimpan di Bank of England untuk ditransfer ke bank lain. Namun, permintaan itu ditolak.
Pada bulan Mei, Bank Central Venezuela (BCV) mengajukan gugatan hukum di pengadilan komersial di London untuk mencoba memaksa Bank of England mentransfer cadangan emas Venezuela untuk mendanai negara itu dalam menangani pandemi virus corona.
Dorongan Venezuela untuk mengambil aset emasnya di Inggris dimulai setelah Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya menolak untuk mengakui hasil pemilihan presiden 2018 di Venezuela . Pemilu itu dimenangkan Maduro secara telak, namun Guaido menolak mengakuinya dengan menuduh pemilu sarat kecurangan.
(min)
Lihat Juga :