Hanya Duduk Manis, Miliarder AS Ini Menghasilkan Rp15,37 Triliun per Tahun

Kamis, 28 Desember 2023 - 07:50 WIB
loading...
Hanya Duduk Manis, Miliarder...
Steve Ballmer tetap kaya raya meskipun tak melakukan apapun. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Bagi kebanyakan orang, penghasilan pasif adalah sedikit uang receh tambahan yang membutuhkan sedikit usaha untuk mendapatkan penghasilan guna menambah sumber pendapatan utama. Bagi Steve Ballmer, jumlahnya USD1 miliar atau Rp15,37 triliun.

Ballmer, orang terkaya keenam di dunia, akan mengumpulkan dividen sebesar itu dari Microsoft pada tahun 2024. Hal ini terjadi setelah raksasa teknologi itu meningkatkan pembayaran dividen triwulanannya menjadi 75 sen per saham, atau USD3 per saham per tahun.

Karena Ballmer, mantan CEO Microsoft, memiliki 333,2 juta saham perusahaan tersebut pada tahun 2014 (terakhir kali dia mengajukan pengungkapan kepemilikan dan tampaknya telah menyesuaikan saham Microsoft-nya), setara dengan 4% saham, dia hanya akan menerima kurang dari USD1 miliar pada tahun fiskal 2024. Itu hanya untuk memiliki saham – terlepas dari bagaimana kinerjanya.

Ballmer tidak menanggapi permintaan komentar.

Baca Juga: Punya Kekayaan Rp655 Triliun, Miliarder Ini Tetap Hobi Makan di Kaki Lima

Hal ini tentu saja dengan asumsi dewan direksi Microsoft tidak memutuskan untuk memangkas dividen. Tapi sepertinya hal itu tidak mungkin terjadi. Sejak perusahaan mulai membagikan dividen kepada pemegang saham pada tahun 2003, jumlahnya terus meningkat.

Ballmer bukan satu-satunya yang melakukannya. Amerika Serikat juga akan mendapat potongan besar dari pajaknya.

Melansir CNN, mengingat Ballmer melaporkan pendapatan USD656 juta ke Internal Revenue Service pada tahun 2018 berdasarkan ProPublica, mungkin aman untuk mengatakan bahwa dia akan dikenakan pajak 20% atas dividen untuk individu yang memperoleh penghasilan kena pajak sebesar $500,000 per tahun atau lebih. Itu berarti dia akan membayar pajak hampir $200 juta atas dividen Microsoft yang dia kumpulkan.

Ballmer bukan satu-satunya orang yang mendapat banyak keuntungan dari memiliki saham yang membayar dividen.

Wall Street Journal melaporkan Berkshire Hathaway dari Warren Buffet akan mengumpulkan USD6 miliar dividen untuk tahun ini. Itu karena mayoritas saham Berkshire Hathaway berinvestasi dalam membayar dividen. Yang termasuk dalam daftar tersebut adalah Chevron, Bank of America, Apple, Coca-Cola, Kraft Heinz dan American Express.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved