5 Kamp Pengungsi Terbesar di Dunia, Nomor 4 Menampung Ratusan Ribuan Warga Rohingya

Selasa, 26 Desember 2023 - 21:21 WIB
loading...
5 Kamp Pengungsi Terbesar...
Kamp pengungsi di Bangladesh menampung ratusan ribu warga Rohingya yang terusir dari Myanmar. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Ketika terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mencari lokasi yang lebih aman dari ancaman konflik senjata, pilihan apa yang dimiliki masyarakat? Para pengungsi ditampung di pemukiman sementara yang disebut kamp pengungsi.

Menurut perkiraan PBB, seperlima pengungsi dunia, yaitu sekitar 6,6 juta orang, tinggal di kamp-kamp pengungsian. Kami tidak dapat mengidentifikasi jumlah pasti kamp-kamp di dunia mengingat rumitnya proses pelacakan pengungsi dan pergerakan mereka. Namun, dengan asumsi rata-rata sebuah kamp pengungsi menampung 11.500 orang, maka terdapat setidaknya 500 kamp pengungsi di dunia.

Melansir developmentaid, kamp pengungsi adalah fasilitas sementara yang dibuat untuk menampung dan membantu orang-orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka karena berbagai jenis kekerasan yang mereka hadapi. Kamp-kamp tersebut tidak dimaksudkan untuk menawarkan solusi jangka panjang tetapi menyediakan makanan, air, perawatan medis, dan layanan penting lainnya bagi masyarakat. Menurut UNHCR, rata-rata pengungsi tinggal antara 10 dan 15 tahun di kamp pengungsi namun durasinya bisa sangat berbeda tergantung pada sejumlah variabel, termasuk alasan pengungsian dan tingkat konflik di wilayah tersebut.

Data terbaru menunjukkan saat ini 100 juta orang telah meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat yang lebih aman. Angka ini lebih tinggi 10,7 juta dibandingkan perkiraan pada akhir tahun 2021.

Berikut adalah 5 kamp pengungsi terbesar di duni versi Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

1. Um Rakuba di Sudan

5 Kamp Pengungsi Terbesar di Dunia, Nomor 4 Menampung Ratusan Ribuan Warga Rohingya

Foto/Reuters

Kamp ini adalah salah satu dari sekian banyak kamp yang didirikan pada akhir tahun 2020 dengan bantuan UNHCR dengan tujuan mengatasi meningkatnya masalah di wilayah Tigray, Ethiopia, yang terletak hampir 300 km jauhnya.

Akibat konflik kekerasan di wilayah tersebut, ribuan orang terpaksa mengungsi dan menetap di negara tetangga, Sudan. Ketika konflik pertama kali dimulai, sekitar 60.000 orang meninggalkan negara itu dan sekarang ratusan orang terus memasuki Sudan setiap hari. Saat ini, Sudan menampung lebih dari 1,1 juta pengungsi dan kamp ini sendiri menampung lebih dari 16,000 pengungsi.

Sekitar sepertiga dari seluruh pengungsi adalah anak-anak dan 25% adalah perempuan. Dewan Pengungsi Norwegia, Islamic Relief Worldwide, dan Save The Children International telah berhasil menyediakan lingkungan belajar yang aman dan mendorong bagi anak-anak.

Menurut warga, kamp tersebut telah diperbaiki dan saat ini memiliki sistem drainase yang berfungsi dengan baik, penerangan tenaga surya, dan polisi tidur yang telah mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kampanye pembersihan telah memperbaiki lingkungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Usai Maduro Diculik...
Usai Maduro Diculik AS, Kolombia Bersiap Terima Jutaan Pengungsi Venezuela
Majelis Umum PBB Perbarui...
Majelis Umum PBB Perbarui Mandat Badan Pengungsi Palestina selama 3 Tahun
25.000 Warga Ukraina...
25.000 Warga Ukraina Bisa Dideportasi dari Israel Mulai Bulan Depan
Pengusiran Senyap: Visa...
Pengusiran Senyap: Visa Perjalanan Diberikan pada Warga Palestina dengan Pengawasan Israel
Siapa Omar Yaghi? Pengungsi...
Siapa Omar Yaghi? Pengungsi Palestina yang Meraih Nobel Kimia
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Trump Peringatkan Eropa...
Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Prilly Latuconsina Rela...
Prilly Latuconsina Rela Gelapkan Kulit dan Belajar Bahasa Arab demi Film Baru Baim Wong
Berita Terkini
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved