Usai Maduro Diculik AS, Kolombia Bersiap Terima Jutaan Pengungsi Venezuela

Selasa, 06 Januari 2026 - 19:44 WIB
loading...
Usai Maduro Diculik...
Seorang anggota Garda Nasional Venezuela berjaga di sisi Venezuela, Jembatan Internasional Simon Bolivar. Foto/Jim Glade/Al Jazeera
A A A
BOGOTA - Kolombia bersiap menghadapi potensi krisis pengungsi menyusul serangan Amerika Serikat (AS) di Venezuela dan penculikan Presiden Nicolas Maduro pada hari Sabtu.

Menteri Pertahanan Pedro Sanchez mengumumkan pada hari Minggu (4/1/2026) bahwa ia mengirimkan 30.000 tentara ke perbatasan dengan Venezuela untuk memperkuat keamanan, dan negara itu juga telah memberlakukan langkah-langkah darurat untuk mendukung pengungsi.

Di Jembatan Internasional Simon Bolivar, yang membentang di Sungai Tachira yang memisahkan Kolombia dan Venezuela di dekat kota perbatasan Cucuta, lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki mengalir normal pada hari Senin meskipun ada peningkatan kehadiran militer, yang termasuk tiga kendaraan lapis baja keamanan M1117 Kolombia yang diparkir.

Namun dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melakukan lebih banyak serangan jika pemimpin sementara yang baru dilantik, Delcy Rodriguez, tidak "berperilaku baik", ketenangan yang tidak nyaman telah menyelimuti wilayah perbatasan, dan Kolombia bersiap untuk kemungkinan terburuk.

Sanchez mengatakan pasukan keamanan telah "diaktifkan" untuk mencegah pembalasan dari kelompok-kelompok bersenjata, termasuk Tentara Pembebasan Nasional (ELN) dan Segunda Marquetalia, atau Marquetalia Kedua — faksi pembangkang dari kelompok sayap kiri FARC, yang telah beroperasi dengan hampir tanpa hukuman di Venezuela selama bertahun-tahun.

Kelompok-kelompok bersenjata Kolombia secara historis telah memanfaatkan perbatasan terjal sepanjang 1.367 mil (2.200 km) dengan Venezuela untuk menyelundupkan narkoba dan mencari perlindungan dari tentara Kolombia.

Dengan penggulingan Maduro, intelijen Kolombia telah mengisyaratkan kemungkinan kembalinya para pemimpin kelompok bersenjata karena keamanan mereka di Venezuela dapat terancam.

Sementara itu, pemerintah Kolombia telah mendirikan lima pos komando darurat di kota-kota dekat perbatasan untuk menangani peningkatan pengungsi yang diperkirakan akan terjadi setelah serangan AS terhadap Venezuela.

“Pos-pos komando ini memungkinkan kami untuk secara permanen mengkoordinasikan tindakan kemanusiaan, keamanan, dan kontrol teritorial, dengan kehadiran langsung negara di daerah-daerah yang paling sensitif,” ujar Sanchez.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Berita Terkini
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved