25.000 Warga Ukraina Bisa Dideportasi dari Israel Mulai Bulan Depan

Jum'at, 05 Desember 2025 - 16:15 WIB
loading...
25.000 Warga Ukraina...
Pengungsi asal Ukraina tiba di Israel pada awal perang melawan Rusia. Foto/brandeis university
A A A
TEL AVIV - Puluhan ribu migran Ukraina di Israel kemungkinan akan dideportasi bulan depan karena penundaan berkepanjangan pemerintah dalam memperpanjang status hukum mereka. Haaretz melaporkan hal itu pada hari Kamis (4/12/2025).

Perlindungan kelompok yang diberikan kepada 25.000 warga Ukraina sejak eskalasi konflik Ukraina tahun 2022 memerlukan perpanjangan tahunan, tetapi izin yang berlaku saat ini akan berakhir pada akhir Desember.

Namun, Israel belum terlalu ramah terhadap banyak migran Ukraina, terutama mereka yang tidak memenuhi syarat berdasarkan Undang-Undang Kepulangan.

Warga Ukraina non-Yahudi seringkali hanya menerima status sementara, menghadapi aturan masuk yang ketat, dan dikecualikan dari status tinggal jangka panjang atau dukungan sosial, sehingga banyak dari mereka berada dalam ketidakpastian hukum dan ekonomi, menurut laporan media Israel.

Dengan tidak adanya penjabat menteri dalam negeri, wewenang atas masalah ini telah dialihkan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, tetapi keputusan belum dibuat, tulis Haaretz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved