Timur Tengah Memanas, Pasukan Iran Sekarang Dipersenjatai Rudal Pintar

Senin, 25 Desember 2023 - 09:32 WIB
loading...
Timur Tengah Memanas,...
Pasukan Iran dipersenjatai rudal pintar baru produksi dalam negeri di tengah situasi Timur Tengah yang memanas akibat perang Israel-Hamas. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Di tengah situasi Timur Tengah yang memanas akibat perang Israel-Hamas, Iran mempersenjatai Angkatan Laut-nya dengan "rudal pintar" baru produksi dalam negeri.

Senjata baru tersebut diklaim memiliki jangkauan lebih dari 1.000 kilometer dan dapat diarahkan ke target lain setelah diluncurkan.

Kepala Angkatan Laut Laksamana Shahran Irani mengumumkan pembekalan senjata baru tersebut pada hari Minggu."Ini rudal pintar yang dapat mengubah target di tengah misi," katanya, seperti dikutip dari IRNA, Senin (25/12/2023).

"Rudal yang disebut Talaeiyeh ini juga dapat memilih rencana penerbangan yang kompleks dalam perjalanan menuju targetnya untuk mencapai kejutan pada tingkat tertinggi dan terlibat dengan musuh,” paparnya.

Baca Juga: Bela Gaza, Jenderal Iran Ancam Tutup Laut Mediterania

Angkatan Laut Iran sebelumnya telah menerima pengiriman rudal baru—yang disebut “Nasir"—, dengan kemampuan “pintar” serupa dan jangkauan lebih dari 100 kilometer. Selain itu, pasukan tersebut juga dipersenjatai dengan helikopter pengintai, drone, dan kapal tunda baru. Semua persenjataan itu dirancang dan diproduksi di dalam negeri.

Perangkat keras militer baru Teheran dikirim ke pangkalan Angkatan Laut di Konarak, sebuah kota pelabuhan di Teluk Chabahar di Iran selatan.

Kedua rudal baru tersebut dapat diluncurkan dari kapal perang. Angkatan Laut Iran mengatakan rudal Nasir akan dipasang pada peluncur rudal tetap di pelabuhan Konarak.

Rudal-rudal baru tersebut tiba di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terkait perang Israel-Hamas di Gaza.

Pada hari Sabtu, para pejabat AS menuduh Iran sangat terlibat dalam serangan kelompok pemberontak Houthi Yaman terhadap kapal komersial di Laut Merah—sebuah tuduhan yang dibantah oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran Ali Bagheri.

Pentagon mengeklaim pada hari Minggu bahwa Teheran telah mengatur serangan pesawat tak berawak terhadap kapal tanker kimia milik Jepang di Samudera Hindia.

Iran memiliki salah satu program rudal tercanggih di dunia, dan merupakan salah satu pengembang drone penyerang terkemuka.

Negara ini meluncurkan Khorramshahr-4, sebuah rudal dengan jangkauan 2.000 kilometer, pada bulan Mei.

Menteri Pertahanan Mohammad-Reza Ashtiani mengatakan Khorramshahr-4 dapat membawa hulu ledak yang beratnya mencapai 3.300 pon dan menembus sistem pertahanan udara musuh dengan menghindari deteksi radar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved