Blokade Laut Merah Houthi Bisa Buat Mesin Perang Barat Kelaparan Minyak

Sabtu, 23 Desember 2023 - 07:12 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Rusia: AS Punya Agenda Tersembunyi untuk Cegah Terbentuknya Negara Palestina

Para pengamat mengatakan AS mungkin akan menyerang lokasi peluncuran di Yaman, seperti yang mereka lakukan sebelumnya pada tahun 2016.

Sejauh ini pemerintahan Biden enggan mengambil tindakan militer langsung terhadap Houthi, yang klaimnya didukung Iran.

Gerakan Yaman mengeluarkan peringatan keras kepada gugus tugas angkatan laut pimpinan AS pada tanggal 20 Desember.

“Pengumuman Amerika tentang pembentukan Koalisi Memalukan tidak akan menghalangi kami untuk melanjutkan operasi militer… Ini adalah posisi moral dan kemanusiaan yang tidak akan kami tinggalkan, tidak peduli seberapa besar pengorbanan yang harus kami lakukan,” tegas juru bicara Ansarallah Mohammed al-Bukhaiti di Twitter pada tanggal 19 Desember.

“Sangat menarik melihat Amerika Serikat menempatkan dirinya dalam bahaya dengan cara ini dan sudah mencoba melancarkan perang, karena, Anda tahu, sangat terang-terangan mereka melakukan ini untuk Israel dan bukan untuk Amerika Serikat,” ungkap Susli.

Dia menjelaskan, “Dan hal ini akan membuka peluang serangan yang lebih besar lagi di Suriah dan Irak. Mereka pada dasarnya tidak berdaya di Timur Tengah saat ini.”

Amerika sudah kewalahan menghadapi perang proksi di Ukraina, pengerahan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya di Timur Tengah, dan dorongan pemerintahan Biden untuk mempersenjatai pulau Taiwan yang bertentangan dengan peringatan Beijing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Infografis
Kapal-Kapal Amerika...
Kapal-Kapal Amerika Serikat yang Diserang Houthi di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved