Blokade Laut Merah Houthi Bisa Buat Mesin Perang Barat Kelaparan Minyak

Sabtu, 23 Desember 2023 - 07:12 WIB
loading...
Blokade Laut Merah Houthi...
Pejuang Houthi berkumpul di Sanaa, Yaman. Foto/AP
A A A
SANAA - Stok minyak Amerika Serikat (AS) berada pada titik terendah dalam 40 tahun dan blokade Laut Merah oleh Houthi dapat memperburuk keadaan bagi Washington.

Maram Susli, yang lebih dikenal sebagai blogger Syria Girl, menjelaskan hal itu kepada podcast New Rules Sputnik.

Angkatan bersenjata Yaman meningkatkan serangan terhadap kapal dagang yang terkait dengan Israel di Laut Merah dalam upaya memaksa rezim kolonial menghentikan operasi daratnya di Jalur Gaza.

Sebagai tanggapan, AS membentuk koalisi 10 negara melawan pemerintah di Sana'a yang dipimpin gerakan Ansarallah yang oleh Barat dijuluki Houthi.

Namun, koalisi tersebut hanya mencakup satu negara Arab, Bahrain, sementara negara tetangga Yaman lainnya sejauh ini ragu-ragu bergabung dengan Operation Prosperity Guardian yang dipimpin AS.

Bisakah mereka ikut-ikutan dengan Washington dalam waktu dekat?

“Sangat menarik untuk melihat apa yang akan dilakukan negara-negara di sekitarnya, karena, tentu saja, kita melihat Arab Saudi berusaha mengalahkan Houthi sejak tahun 2015, yang mengakibatkan banyak penderitaan ekonomi dan ketidakstabilan di Arab Saudi,” ujar Susli kepada Sputnik.

“Dan baru sekarang mereka akhirnya membuat semacam gencatan senjata atau perjanjian perdamaian dengan Iran dan mereka berdua bergabung dengan BRICS. Saya tidak tahu apakah Arab Saudi bersedia membahayakan hal itu, untuk berdiri bersama Amerika Serikat dalam memerangi konflik. Houthi dalam perang ini, terutama karena hal ini akan dianggap di seluruh wilayah sebagai Arab Saudi yang berpihak pada Israel, karena apa yang terjadi saat ini adalah Houthi tidak menyerang kapal-kapal yang tidak berhubungan dengan Israel,” ungkap dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Berita Terkini
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Infografis
Kapal-Kapal Amerika...
Kapal-Kapal Amerika Serikat yang Diserang Houthi di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved