Lebih dari Setengah Juta Orang di Gaza Hadapi Bencana Kelaparan
Jum'at, 22 Desember 2023 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: AS Hadang Upaya Perdamaian Gaza di DK PBB, Resolusi Bisa Dukung Sanksi untuk Israel
Pakar ketahanan pangan WFP telah menetapkan, “Warga Gaza telah menghabiskan seluruh sumber daya mereka, mata pencaharian hancur, toko roti hancur, toko-toko kosong, dan keluarga tidak dapat menemukan makanan,” menurut laporan tersebut.
“Orang-orang mengatakan kepada staf WFP bahwa mereka sering tidak makan sepanjang hari dan banyak orang dewasa kelaparan agar anak-anak bisa makan,” ungkap laporan itu.
“Ini bukan sekedar angka, ada anak-anak, perempuan dan laki-laki di balik statistik yang mengkhawatirkan ini,” ujar Kepala Ekonom WFP Arif Husain. “Kompleksitas, besarnya, dan kecepatan terjadinya krisis ini belum pernah terjadi sebelumnya.”
Laporan tersebut menekankan lebih banyak makanan darurat dan bantuan multi-sektoral sangat penting untuk mencegah kematian yang meluas.
“Jeda tujuh hari baru-baru ini menyoroti bahwa WFP dan mitranya dapat memberikan bantuan ketika kondisi memungkinkan, dan pembukaan kembali perbatasan Kerem Shalom membuka jalan bagi lebih banyak makanan dan pasokan bantuan lainnya untuk mengalir ke Gaza,” papar dia.
Pakar ketahanan pangan WFP telah menetapkan, “Warga Gaza telah menghabiskan seluruh sumber daya mereka, mata pencaharian hancur, toko roti hancur, toko-toko kosong, dan keluarga tidak dapat menemukan makanan,” menurut laporan tersebut.
“Orang-orang mengatakan kepada staf WFP bahwa mereka sering tidak makan sepanjang hari dan banyak orang dewasa kelaparan agar anak-anak bisa makan,” ungkap laporan itu.
“Ini bukan sekedar angka, ada anak-anak, perempuan dan laki-laki di balik statistik yang mengkhawatirkan ini,” ujar Kepala Ekonom WFP Arif Husain. “Kompleksitas, besarnya, dan kecepatan terjadinya krisis ini belum pernah terjadi sebelumnya.”
Laporan tersebut menekankan lebih banyak makanan darurat dan bantuan multi-sektoral sangat penting untuk mencegah kematian yang meluas.
“Jeda tujuh hari baru-baru ini menyoroti bahwa WFP dan mitranya dapat memberikan bantuan ketika kondisi memungkinkan, dan pembukaan kembali perbatasan Kerem Shalom membuka jalan bagi lebih banyak makanan dan pasokan bantuan lainnya untuk mengalir ke Gaza,” papar dia.
Lihat Juga :