Pakar Militer: Beirut Lenyap Jika Benar 2.750 Ton Amonium Nitrat Meledak
Senin, 10 Agustus 2020 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
"2.700 ton yang disita enam tahun lalu digunakan untuk target militer," tulis dia di Twitter dengan menyatakan bahwa ledakan itu bisa menjadi upaya untuk mengalihkan perhatian dari jumlah yang amonium nitrat yang hilang.
Chidiac juga mengutip analisis Murakhovsky dengan mengatakan; "Ahli Rusia Viktor Murakhovsky mengatakan bahwa pasti sebagian besar amonium nitrat telah dicuri selama enam tahun, karena ledakan itu pasti akan menghapus Beirut dari peta. Berdasarkan ledakan tersebut, tampaknya jumlah amonium nitrat (yang meledak) tidak melebihi 300 ton." (Baca juga: Ledakan Beirut Disusul Pejabat Mundur Massal, Lebanon di Ambang Kolaps )
Seorang jurnalis yang berbasis di Beirut berbagi foto tentang apa yang dia katakan sebagai kantong amonium nitrat di pelabuhan beberapa hari sebelum ledakan. "Beginilah cara kantong kematian ditumpuk. Sulit dipercaya bahwa ini akan memenuhi standar minimum di mana pun di dunia," tulis dia yang dilansir Al Arabiya English, Senin (10/8/2020).
Ledakan Beirut secara luas disalahkan atas ketidakmampuan dan korupsi para elite penguasa Lebanon.
Pada hari Sabtu dan Minggu, ribuan pengunjuk rasa berkumpul di jalan-jalan Beirut untuk menyuarakan kemarahan mereka pada elite politik yang mereka anggap bertanggung jawab karena mengubah ibu kota menjadi zona bencana.
Chidiac juga mengutip analisis Murakhovsky dengan mengatakan; "Ahli Rusia Viktor Murakhovsky mengatakan bahwa pasti sebagian besar amonium nitrat telah dicuri selama enam tahun, karena ledakan itu pasti akan menghapus Beirut dari peta. Berdasarkan ledakan tersebut, tampaknya jumlah amonium nitrat (yang meledak) tidak melebihi 300 ton." (Baca juga: Ledakan Beirut Disusul Pejabat Mundur Massal, Lebanon di Ambang Kolaps )
Seorang jurnalis yang berbasis di Beirut berbagi foto tentang apa yang dia katakan sebagai kantong amonium nitrat di pelabuhan beberapa hari sebelum ledakan. "Beginilah cara kantong kematian ditumpuk. Sulit dipercaya bahwa ini akan memenuhi standar minimum di mana pun di dunia," tulis dia yang dilansir Al Arabiya English, Senin (10/8/2020).
Ledakan Beirut secara luas disalahkan atas ketidakmampuan dan korupsi para elite penguasa Lebanon.
Pada hari Sabtu dan Minggu, ribuan pengunjuk rasa berkumpul di jalan-jalan Beirut untuk menyuarakan kemarahan mereka pada elite politik yang mereka anggap bertanggung jawab karena mengubah ibu kota menjadi zona bencana.
(min)
Lihat Juga :