Ledakan Beirut Disusul Pejabat Mundur Massal, Lebanon di Ambang Kolaps

Senin, 10 Agustus 2020 - 07:40 WIB
loading...
Ledakan Beirut Disusul...
Para pejabat pemerintah Lebanon, dari menteri, duta besar hingga anggota parlemen, mengundurkan diri secara massal. Foto/Al Arabiya English
A A A
BEIRUT - Pemerintah Lebanon di ambang kolaps atau runtuh karena banyak pejabat dari pemerintahan Perdana Menteri (PM) Hassan Diab mengundurkan diri. Aksi mundur massal ini terjadi setelah ledakan dahsyat di Beirut Selasa malam pekan lalu menewaskan 220 orang dan melukai sekitar 7.000 orang lainnya.

Para pejabat yang mundur termasuk menteri, duta besar dan beberapa anggota parlemen. Pemerintahan Diab, yang dibentuk oleh Hizbullah dan sekutunya, sejak awal dijuluki sebagai pemerintahan yang sepihak.

Setelah ledakan Beirut Selasa malam lalu, ribuan warga Lebanon turun ke jalan menuntut jatuhnya seluruh elit penguasa, termasuk parlemen dan pemerintah.

Menteri Luar Negeri Diab, Nassif Hitti, mengajukan pengunduran dirinya sebelum ledakan mematikan tersebut. Tak lama setelah ledakan, Duta Besar Lebanon untuk Yordania, Tracy Chamoun, mengundurkan diri bersama dengan beberapa anggota parlemen.

Pada hari Minggu, Diab memohon kepada para menteri untuk tidak mengundurkan diri tetapi seruannya diabaikan. (Baca: Politisi Israel Senang dengan Ledakan Beirut, Sebut Hadiah Tuhan )

Menteri Penerangan Manal Abdel Samad dan Menteri Lingkungan Hidup Demianos Kattar mengundurkan diri dan akan lebih banyak lagi yang diprediksi akan menyusul selama seminggu ke depan.

Pengunduran diri Kattar terjadi Minggu malam setelah Menteri Lingkungan Hidup Demianos Kattar mengatakan sistem politik sudah "tua dan telah kehilangan banyak kesempatan" untuk reformasi. Total sudah ada sepuluh pejabat, mulai dari menteri, duta besar hingga anggota parlemen, yang mengundurkan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Momen Kedatangan Timnas...
Momen Kedatangan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari Jelang Lawan Kamboja
Kemenhut Realisasikan...
Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
Hasil Babak I Indonesia...
Hasil Babak I Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Moncer, Garuda Unggul 3-0
Berita Terkini
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Infografis
50.000 Tentara Israel...
50.000 Tentara Israel Tak Mampu Rebut Satu Desa Pun di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved