Sniper Israel Bunuh Ibu dan Anak di Gereja Gaza, Paus Fransiskus: Ini Terorisme!

Senin, 18 Desember 2023 - 19:26 WIB
loading...
Sniper Israel Bunuh...
Paus Fransiskus mengecam aksi sniper tentara Israel yang menembak mati seorang ibu dan putrinya yang berada di dalam gereja Katolik di Gaza, Palestina. Foto/REUTERS
A A A
VATIKAN - Paus Fransiskus mengecam aksi sniper tentara Israel yang menembak mati seorang ibu dan putrinya di dalam gereja Katolik di Gaza, Palestina.

Pemimpin Vatikan tersebut dengan tegas menyimpulkannya sebagai aksi terorisme. Kecaman itu disampaikan dalam pidatonya di hari ulang tahunnya yang ke-87.

“Saya terus menerima berita yang sangat menyedihkan dan menyakitkan dari Gaza,” kata Paus Fransiskus.

“Warga sipil tak bersenjata menjadi sasaran pengeboman dan penembakan. Dan ini terjadi bahkan di dalam kompleks paroki Keluarga Kudus, di mana tidak ada teroris, melainkan keluarga, anak-anak, orang sakit atau cacat, para biarawati.”

Baca Juga: Sniper Israel Tembak Mati Ibu dan Putrinya di Dalam Gereja Katolik Gaza

Sebuah pernyataan dari Patriarkat Latin Yerusalem, yang mengawasi Gereja-Gereja Katolik di Siprus, Yordania, Israel, Gaza, dan Tepi Barat, melaporkan pada hari Sabtu bahwa seorang sniper tentara Pasukan Pertahanan Israel menembak mati seorang ibu dan putrinya yang berada dalam Paroki Keluarga Kudus di Gaza.

Paus Fransiskus mengatakan korban serangan sniper tentara IDF adalah Nahida Khalil Anton dan putrinya Samar Kamal Anton, yang ditembak mati saat hendak ke kamar mandi.

“Beberapa orang mengatakan, ‘Ini adalah terorisme dan perang',” kata Paus Fransiskus, seperti dikutip Vanity Fair, Senin (18/12/2023).

“Ya, ini adalah perang. Ini adalah terorisme.”

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani juga mengecam pembunuhan oleh sniper tentara Israel tersebut.

“Seorang sniper (Israel) menembak dua perempuan di dalam sebuah gereja. Ini tidak ada hubungannya dengan perang melawan Hamas karena para 'teroris' tentu saja tidak bersembunyi di gereja-gereja Kristen,” kata Tajani.

Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa insiden tersebut masih dalam peninjauan.

Populasi Gaza yang berjumlah 2,3 juta jiwa diperkirakan terdiri dari 1.000 umat Kristen.

Italia telah menawarkan dukungan vokal kepada Israel sejak serangan terhadap komunitas Israel oleh Hamas pada 7 Oktober, namun seperti banyak negara Barat, Italia semakin khawatir dengan melonjaknya jumlah korban tewas selama perang udara dan darat Israel yang berkepanjangan di Gaza.

“(Kami) mengutuk keras serangan Hamas terhadap warga sipil tak bersenjata tapi kami juga ingin reaksi Israel proporsional dan tidak melibatkan penduduk sipil,” kata Tajani.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Berita Terkini
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved