5 Kontroversi COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab

Jum'at, 15 Desember 2023 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Meningkatnya suku bunga di negara-negara maju berarti tingginya tingkat utang di negara-negara berkembang menjadi semakin mahal untuk dibayar. Pembayaran utang membuat negara-negara miskin tidak punya banyak investasi di sektor-sektor seperti kesehatan atau mitigasi perubahan iklim. Sekitar 70 negara berada dalam “kesulitan utang”, menurut laporan Dana Moneter Internasional (IMF) yang dirilis pada bulan Agustus, yang berarti negara-negara tersebut telah gagal membayar kembali pinjamannya atau berada di jalur menuju gagal bayar.

Menurut Bhandary, sistem keuangan global harus merestrukturisasi utang negara-negara berkembang agar mereka dapat berinvestasi secara memadai dalam upaya perubahan iklim.

“Ada pengakuan yang luar biasa atas fakta bahwa arsitektur keuangan internasional sebagai suatu sistem harus benar-benar bergerak untuk memperkuat dan membuka kemajuan dalam proses COP,” kata Bhandary.

4. Legitimasi COP28

5 Kontroversi COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab

Foto/Reuters

Al-Jaber dituduh menyangkal ilmu pengetahuan tentang iklim: Pimpinan perusahaan minyak dan gas nasional Abu Dhabi mengecam apa yang disebutnya sebagai upaya berulang kali untuk melemahkan kepresidenannya. Dia mengatakan pertanyaannya tentang ilmu iklim dalam video yang bocor “disalahgunakan di luar konteks”.

Jim Skea, ketua Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim, mengatakan al-Jaber “sangat memperhatikan ilmu pengetahuan seperti yang telah kita diskusikan dan saya pikir telah sepenuhnya memahaminya”.

Adanya tekanan OPEC. OPEC mengeluarkan surat kepada anggotanya pada tanggal 6 Desember untuk “secara proaktif menolak teks atau formula apa pun yang menargetkan energi, yaitu bahan bakar fosil, dan bukan emisi”. Arab Saudi, produsen minyak terbesar, secara de facto adalah pemimpin dari 24 negara anggota kelompok tersebut. Sekretariat juga menyebut kampanye menentang bahan bakar fosil sebagai “bermotif politik”.

Meskipun UEA melarang demonstrasi, beberapa kelompok mengadakan protes di sela-sela aksi mengenai isu-isu termasuk perang Israel-Gaza dan penahanan tahanan politik di UEA. Pada bulan September, kepresidenan COP setuju untuk mengizinkan “aktivis iklim berkumpul secara damai” di pertemuan puncak tersebut.

5. COP29 Digelar di Azerbaijan

5 Kontroversi COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab

Foto/Reuters

Setelah beberapa putaran perundingan di COP28, Azerbaijan diumumkan sebagai tuan rumah COP29 yang dijadwalkan pada November 2024.

Para aktivis sudah mulai mengkritik keputusan tersebut terkait produksi minyak dan catatan hak asasi manusia di negara tersebut. Azerbaijan bukan bagian dari OPEC tetapi berkolaborasi erat dengan kelompok cabang OPEC+ yang memiliki 11 negara tambahan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Malaysia, Turki dan...
Malaysia, Turki dan UEA Bersama 51 Negara Lainnya Dilaporkan Pasok Senjata ke Israel
UEA Sebut Peluang Kesepakatan...
UEA Sebut Peluang Kesepakatan AS-Iran untuk Selesaikan Masalah Selat Hormuz Hanya 50-50
4 Fakta PLTN Barakah...
4 Fakta PLTN Barakah di UEA yang Jadi Target Serangan Drone Iran
Tak Peduli UEA Marah...
Tak Peduli UEA Marah Besar, Publikasi Kunjungan Rahasia Netanyahu untuk Raih Dukungan di Dalam Negeri
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang
Rekomendasi
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Berita Terkini
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved