Menlu Retno: Israel Bunuh Masyarakat Sipil Palestina Bukan Self-defense, Tolak Standar Ganda HAM!

Rabu, 13 Desember 2023 - 08:43 WIB
loading...
Menlu Retno: Israel...
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi menegaskan tindakan militer Israel membunuh masyarakat sipil dan menghancurkan tempat-tempat ibadah di Gaza, Palestina, bukanlah self-defense. Foto/SINDOnews.com
A A A
JENEWA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi menegaskan tindakan militer Israel membunuh masyarakat sipil dan menghancurkan tempat-tempat ibadah di Gaza, Palestina, bukanlah self-defense (membela diri).

Menurutnya, tindakan militer Zionis adalah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.

Itu disampaikan Menlu Retno saat menjadi panelis pada roundtable mengenai HAM, perdamaian dan keamanan dalam peringatan 75 Tahun Universal Declaration of Human Rights (UDHR) di Kantor PBB Jenewa, pada hari Selasa.

Panelis lainnya antara lain adalah Presiden Polandia Andrzej Duda, Presiden Senegal Macky Sall, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki dan pertemuan dipimpin oleh Wakil Presiden Kolombia Francia Márquez.

Baca Juga: Wali Kota Kanada Dukung Tindakan Israel Tak Peduli Banyaknya Anaka Palestina Dibunuh

“Pada saat kita memperingati 75 tahun Deklarasi Universal HAM, kita justru menyaksikan pelanggaran HAM berat terjadi di Palestina, khususnya di Gaza,” kata Retno.

“Tindakan Israel yang membunuh masyarakat sipil, merusak rumah sakit, tempat ibadah dan kamp pengungsi, serta memberangus hak-hak dasar Palestina bukanlah self-defense. Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dan jelas melanggar hukum humaniter internasional,” lanjut Menlu Retno, dalam keterangan pers yang disampaikan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Rabu (13/12/2023).

Karenanya, Menlu Retno menekankan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian dan perlu dilakukan oleh komunitas internasional.

Pertama, dia mengajak negara-negara memperbaharui komitmen bersama terkait pemajuan HAM. “Saya tegaskan bahwa siapa pun yang berkomitmen menjadi pembela HAM tidak boleh diam dan tidak boleh berhenti untuk terus memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina,” ujarnya.

“Saya juga sampaikan bahwa Indonesia sangat menyesali kegagalan Dewan Keamanan PBB untuk mengesahkan resolusi humanitarian ceasefire. Hal ini mencerminkan gagalnya sistem multilateral yang sudah ketinggalan zaman.”

Kedua, diplomat top Indonesia itu mengajak negara-negara lain untuk menolak penerapan standar ganda dalam penegakan HAM.

“Penerapan standar ganda adalah masalah terbesar di dalam penerapan HAM. Pihak-pihak yang sering mendikte kita mengenai HAM, justru menjadi pihak yang kini membiarkan Israel melanggar HAM,” ujarnya.

Ketiga, dia menegaskan agar berbagai pelanggaran HAM segera dihentikan. “Proses perdamaian yang sesungguhnya agar segera dimulai khususnya menuju solusi dua negara. Dan akar masalah isu Palestina harus diatasi secara menyeluruh,” paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved