alexametrics

Soal Umpatan Negara 'Lubang Kotoran', Trump: Saya Tak Rasis

loading...
Soal Umpatan Negara Lubang Kotoran, Trump: Saya Tak Rasis
Presiden Donadl Trump (kanan) bersama politisi AS Kevin McCarthy dalam acara makan malam di West Palm Beach, Florida, Minggu (14/1/2018). Foto/Kevin Lamarque
A+ A-
WEST PALM BEACH - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah membantah bahwa dia menggunakan istilah negara “shithole” saat mengumpat imigran asal Haiti, El Salvador dan semua benua Afrika. Trump bersikeras bahwa dirinya bukan orang yang rasis.

Shithole merupakan umpatan kasar yang secara harfiah bermakna “lubang kotoran”. Menurut beberapa sumber, istilah itu dipakai Trump saat diskusi tentang imigrasi bersama para pejabat dan para senator AS.

Diskusi itu membahas kesepakatan Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA) atau Tindakan Penangguhan untuk Kedatangan Anak yang berlangsung di Gedung Putih pekan lalu.



Baca: Trump Dituding Umpat Afrika dan Haiti sebagai Negara 'Shithole'

”Tidak, saya bukan orang rasis,” kata Trump kepada wartawan di West Palm Beach, Minggu malam waktu setempat.

“Saya adalah orang paling rasis yang pernah Anda wawancarai,” kata Trump lagi, seperti dikutip Reuters, Senin (15/1/2018).

”Apakah Anda melihat apa yang dikatakan berbagai senator di ruangan tentang komentar saya?,” ujar Trump.

Gedung Putih awalnya tidak menyangkal laporan itu, namun kemudian mengklarifikasi bahwa presiden AS itu tidak mengatakan sesuatu yang menghina warga Haiti, El Salvador dan seluruh benua Afrika.

Umpatan itu memicu kemarahan negara-negara Afrika. Uni Afrika menuntut Trump meminta maaf. Pihak PBB juga mengecam adanya umpatan semacam itu.

Baca juga: Tuai Kecaman, Trump Sangkal Lontarkan Umpatan Negara 'Shithole'

Para senator yang menghadiri pertemuan soal DACA berbeda pendapat. Senator Republik David Perdue mengatakan kepada ABC News bahwa Trump tidak menggunakan istilah ”shithole”.

Namun, senator Demokrat, Dick Durbin, yang juga menghadiri pertemuan tersebut, bersikeras bahwa istilah itu digunakan oleh Presiden. “Tidak hanya sekali, tapi berulang kali,” katanya.

Trump mengatakan bahwa dia ingin mencapai kesepakatan dengan para senator mengenai DACA.

”Kami siap bersedia dan mampu membuat kesepakatan DACA, tapi saya tidak berpikir Demokrat ingin membuat kesepakatan. Orang-orang dari DACA harus tahu Demokrat adalah orang-orang yang tidak akan membuat kesepakatan,” katanya saat ditanya apakah mereka bisa mencapai kesepakatan tersebut.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak