Houthi Ancam Serang Kapal yang Lakukan Perjalanan ke Israel

Minggu, 10 Desember 2023 - 14:01 WIB
loading...
Houthi Ancam Serang...
Houthi ancam serang kapal yang lakukan perjalanan ke Israel. Foto/Ilustrasi
A A A
SANAA - Seorang juru bicara militer kelompok pemberontak Yaman, Houthi , pada hari Sabtu memperingatkan semua perusahaan pelayaran untuk tidak bekerja sama dengan Israel . Houthi mengancam akan menjadikan mereka sebagai sasaran serangan di Laut Merah .

“Jika Gaza tidak menerima makanan dan obat-obatan yang dibutuhkannya, semua kapal di Laut Merah yang menuju pelabuhan Israel, apapun kewarganegaraannya, akan menjadi sasaran angkatan bersenjata kami,” kata Yahya Saree, saat mengumumkan larangan lewatnya semua kapal yang dalam perjalanan ke Israel seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (10/12/2023).

Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran telah menembaki Israel dan kapal-kapalnya di Laut Merah dalam sebuah kampanye yang mereka katakan bertujuan untuk mendukung Palestina. Kapal perang Amerika Serikat (AS) telah menembak jatuh beberapa proyektil mereka.

Pada hari Kamis, Departemen Keuangan AS mengeluarkan sanksi kontra-terorisme baru terhadap individu dan entitas yang terkait dengan Houthi yang didukung Iran.

Baca Juga: Lindungi Kapal dari Serangan Houthi, AS Bakal Bentuk Gugus Tugas Maritim Laut Merah

AS menjatuhkan sanksi kepada 13 individu dan entitas yang menyediakan dana yang dihasilkan dari penjualan komoditas Iran kepada Houthi di Yaman.

“Serangan yang dilancarkan dari wilayah yang dikuasai Houthi juga mengancam kapal perang AS yang beroperasi di perairan internasional,” kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matt Miller.

Rudal balistik dan proyektil lainnya telah ditembak jatuh oleh kapal perang AS di wilayah tersebut setelah mengarah ke arahnya, kata para pejabat Pentagon. Namun, para pejabat AS tidak mengatakan bahwa Houthi menargetkan aset-aset AS di wilayah tersebut.

Serangan Houthi sendiri telah mencapai Israel. Houthi juga telah menembak jatuh drone MQ-9 Reaper Amerika – yang harganya sedikit di atas USD30 juta – di lepas pantai Yaman.

Baca Juga: AS Remehkan Serangan di Laut Merah untuk Redam Bara Timur Tengah
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved