Barat Usik Iran dan Korut, Tapi Tutup Mata Terhadap Senjata Nuklir Israel

Jum'at, 08 Desember 2023 - 04:11 WIB
loading...
Barat Usik Iran dan...
Barat usik program nuklir Iran dan Korea Utara, tapi menutup mata terhadap kepemilikan senjata nuklir Israel. Foto/REUTERS
A A A
WINA - Seorang akademisi terkemuka Austria mengkritik diamnya negara-negara Barat terhadap kepemilikan senjata nuklir Israel. Di sisi lain, Barat terus mengusik pengembangan senjata nuklir Korea Utara (Korut) dan program nuklir Iran.

“Diamnya negara-negara Barat terhadap senjata nuklir Israel, dan memberikan tekanan terhadap Iran dan Korea Utara, merupakan standar ganda,” kata Heinz Gartner, Profesor Komunikasi di Universitas Wina, kepada Anadolu, yang dilansir Jumat (8/12/2023).

Di tengah meningkatnya serangan Israel terhadap Gaza, pernyataan Menteri Warisan Budaya Israel, Amihai Eliyahu, bahwa “bom nuklir di Gaza adalah suatu opsi” telah menghidupkan kembali perdebatan mengenai program nuklir negara Yahudi tersebut.

Meskipun Israel menahan diri untuk tidak memberi tahu komunitas internasional tentang kepemilikan senjata nuklirnya, faktanya Israel adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang belum menerima Perjanjian Perlindungan Komprehensif.

Baca Juga: Arab Saudi Marah setelah Menteri Israel Serukan Gaza Dibom Nuklir

Perjanjian itu memungkinkan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk memeriksa semua fasilitas nuklir sipil dan militer dan untuk melakukan kegiatan verifikasi atas pekerjaan yang dilakukan.

Menurut Gartner, Israel juga bukan merupakan pihak dalam Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), yang mengarah pada penilaian bahwa Israel memiliki senjata nuklir di inventarisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Kehebatan Rudal Sijjil,...
Kehebatan Rudal Sijjil, Senjata Andalan Iran Hancurkan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved