Barat Usik Iran dan Korut, Tapi Tutup Mata Terhadap Senjata Nuklir Israel

Jum'at, 08 Desember 2023 - 04:11 WIB
loading...
A A A
Gartner berpendapat, Israel mengancam akan menggunakan senjata nuklir jika AS tidak memberikan dukungannya. “Mereka menggunakan ini sebagai instrumen untuk menarik AS ke dalam konflik. Sikap ini mungkin berperan saat ini,” ujarnya.

Gartner mencatat bahwa IAEA dan AS ingin Israel menjadi pihak dalam NPT, namun belum ada langkah nyata yang diambil untuk mencapai hal ini.

“AS tidak mempunyai pengaruh serius terhadap Israel dalam hal ini. Karena alasan ini, Israel bahkan belum menerima Perjanjian Keamanan Komprehensif yang diterapkan oleh badan tersebut untuk semua orang, dan Israel bahkan tidak menjadi agenda dalam pertemuan Dewan Gubernur IAEA,” paparnya.

Gartner menarik perhatian pada negara-negara Barat yang menentang deklarasi Timur Tengah sebagai zona bebas nuklir dan bahwa Amerika Serikat menolak proposal ini selama negosiasi mengenai masalah ini.

“Iran dan negara-negara Arab dapat memberikan tekanan lebih besar terhadap Israel. Selain mengatakan bahwa Timur Tengah harus menjadi zona bebas nuklir, Iran juga dapat mengatakan, 'Saya bergabung dengan zona bebas nuklir di Asia Tengah' dan negara-negara Arab dapat mengatakan, 'Kami bergabung dengan zona bebas nuklir di Afrika Utara, zona bebas nuklir di Afrika Utara. Perjanjian Pelindaba'. Dengan cara ini, Israel akan sepenuhnya terisolasi dari kekuatan nuklirnya. Ancaman nuklir terhadap Israel akan hilang sama sekali. Sampai saat ini, selalu dikatakan bahwa ‘Iran bisa memiliki senjata nuklir, jadi kita harus memilikinya juga’. Dalam situasi seperti ini, Israel mungkin terpaksa menjelaskan mengapa mereka masih memiliki senjata nuklir,” imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved